Warga Tepas Geneng Gembira Sambut Program PTSL

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Ngawi – Program strategis nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat yaitu Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum atas hak tanah yang dimiliki.

Latar belakang dari program ini karena Pemerintah masih menemukan banyak tanah di Indonesia yang belum disetujui atau tidak memiliki sertifikat. Pensertifikatan tanah merupakan hal yang wajib dilakukan masyarakat untuk mendapatkan kepastian hukum dan membuktikan persetujuan dari kepemilikan tanahnya yang dibuktikan dengan sertifikat tanah.

Warga Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi bisa bernafas lega, pasalnya program PTSL sudah disosialisasikan kepada mereka pada Senin (13/1/2019) kemarin.

“Saya berterima kasih kepada pemerintah Ngawi, juga kepada Pak Kepala Desa Tepas. Karena sertifikat tanah ini sangat kami nanti dan berguna sekali bagi kami,” kata Patiman warga tepas.

“Bikin sertifikat lama dan sangat mahal bisa jutaan, melalui program ini pembuatannya murah, terimakasih desa sudah memperhatikan kami,” imbuhnya.

Tanah mempunyai arti penting bagi kehidupan masyarakat, tanah dianggap sesuatu yang sakral karena dengan mempunyai sertifikat tanah bisa disebut sebagai simbol sosial yang memilikinya.

“Program ini saya harapkan bisa berjalan dengan baik lancar dan sukses di desa kami, dan masyarakat dapat mengikuti sesuai petunjuk, sosialisasi ini sangat penting, ini juga salah satu bentuk tugas kami untuk melayani warga masyarakat desa tepas,” kata Budi Kepala Desa Tepas melalui sambungan seluler kepada analisapublik.com, Selasa (14/1/2020).

Diberitakan sebelumnya, bahwa tahun 2020 ini Badan pertanahan Nasional Kabupaten Ngawi telah akan melakukan program tersebut di 22 desa, salah satunya adalah Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

(Ari)


Loading...

Pos terkait