Kapolrestabes Medan Didampingi Kapolsek Medan Baru Paparkan Kasus Pencurian Dengan Kekerasan di 26 TKP

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Medan – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johhny Eddison Isir,Sik, MTCP, didampingi Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Herlindo Tobing melaksanakan Press release Kasus Pencurian dengan Pemberatan (Jambret) yang telah 26 Kali Beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan pada Sabtu (18/01/2020) sekitar siang hari.

Adapun kegiatan Press Release yang langsung dilaksanakan di Lapangan Apel Polrestabes Medan Jalan H M Said No 1 Medan dihadiri Kapolrestabes Medan didampingi oleh Kapolsek Medan Baru, Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar ,Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Antonio Purba,SH,MH, Panit II Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Imanuel Ginting, SH,MH dan Personel Polsek Medan Baru.

Adapun ke empat para pelaku bernama Bobi haryadi alias Bobi (28), Ragil Hendra Lesmana Silitonga alias Ragil (21), Muhamat risky agung als Agung (18), Rinaldi alias Bocil (21).

Kapolrestabes Medan mengatakan penangkapan para pelaku berdasarkan Laporan dari korban Clara Elyda Sinaga (61) seorang Ibu Rumah Tangga, warga Jalan Perum. Kota Wisata Amsterdam B.28 Cileungsi Kab. Bogor yang menjadi korban jambret pada hari Rabu tgl 08 Januari 2020 Sekira jam 21.30 Wib di Jalan Gatot Subroto depan hotel Four Point Kec. Medan Petisah.

“Ketika itu, korban pulang naik becak motor (Betor) dari Jalan Mongosidi, lalu sesampainya di Jalan S.Parman, korban berhenti untuk makan malam dan selesai makan malam korban kembali naik betor untuk pulang ke rumah dengan di temani orang tua korban,” kata Kombes Pol Johhny Eddison Isir dihadapan sejumlah wartawan.

Lanjutnya menjelaskan kembali, sesampainya di Jalan Gatot Subroto tepatnya lewat roti mawar, Kapolres mengatakan 2 (dua) orang pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis Suzuki FU, secara tiba-tiba langsung menarik tas korban yang mengakibatkan korban terjatuh dari betor dan mengakibatkan kepala belakang kiri korban terluka.

“Korban mengalami luka serius dan dirawat di RS Advent,” jelasnya kembali.

Personel unit Reskrim Polsek Medan Baru mendapat laporan adanya korban jambret di Jalan Gatot Subroto depan hotel Four Point Kec. Medan Petisah, melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi para  pelaku sedang berada di kos- kosannya tepatnya di Jalan Kapt Sumarsono Gg. Dahlia Medan Helvetia.

“Jadi para pelaku ini ditangkap didalam kos-kosan dan pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti dari hasil kejahatan yang disimpan pelaku didalam kamar kosnya berikut narkotika berupa Sabu-sabu dan alat hisapnya (Bong),” ujar Kapolrestabes Medan.

Namun, pada saat diamankan, lanjut Kapolrestabes Medan mengatakan para pelaku berusaha melarikan diri sehingga diberikan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan kaki pelaku karena para pelaku tidak mengindahkan tembakan peringatan oleh petugas.

“Lalu dari hasil introgasi ke empat pelaku mengakui perbuatannya dan telah melakukan tindak pidana jambret di sebayank 26 TKP di mana modus Operandi melakukan jambret terhadap korbannya wanita dan laki-laki yang kelihatan lemah, dengan Menarik Tas atau HP untuk kemudian diambil secara paksa ,” ucapnya.

Kapolrestabes Medan menyebutkan kembali lagi, tersangka Rinaldi alias Bocil merupakan resedivis Tahun 2015 ditangkap Polsek Helvetia dalam perkara Penganiayaan dihukum 10 bulan penjara dan Tahun 2017 ditangkap Polsek Helvetia dalam perkara Curas/Jambret, dihukum 4 Tahun penjara.

“Untuk tersangka Bobby resedivis Tahun  2015 ditangkap Polsek Helvetia penganiayaan dihukum 6 bulan penjara. Sedangkan tersangka Ragil resedivis Tahun 2015 ditangkap Polsek Sunggal dalam perkara Curas/Jambret dihukum 1 tahun 6 bulan,” sebutnya.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna Hitam BK  450 AET, 1 unit sepeda Motor Suzuki Satria FU warna Putih BK 5036 AHB, 1 Unit Sepeda Motor Honda Vario warna Putih BK 3346 AFF, 1 Unit Sepeda Motor Honda Scopy warna Merah BK 3707 ACR.

“Bahkan barang bukti lainnya yang ada turut diamankan petugas yaitu 1 buah cincin, 1 pasang anting, 2 buah kalung, 16 buah KTP, 4 buah NPWP,  11 buah STNK, 10 buah BPJS, 20 ATM/kartu kredit, 5 kartu member, 3 buah buku rekening Bank, 3 buah Id Card, 20 buah tas, 13 buah dompet, 4 Helm dan 3 buah Jaket,” pungkas Kapolrestabes Medan sembari memperlihatkan sejumlah barang bukti beserta para pelaku.

(ADE)


Loading...

Pos terkait

Loading...