Terdakwa Korupsi Rika Keberatan, JPU Tegaskan Ini

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Palangka Raya – Usai mantan Kepala Desa (Kades) Bereng Jun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Andreas Arpenodie divonis majelis hakim Pengadilan Tipikor Palangka Raya dengan kasus terkait tindak pidana korupsi Dana Desa beberapa waktu lalu.

Kali ini menyeret direktur CV Srikandi, Rika Kristina menjalani sidang dengan kasus terkait.

Usai sidang, Rika menganggap Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak transparan terhadap perkara yang melilitnya terkait tindak pidana korupsi Dana Desa Bereng Jun tersebut.

Dirinya menegaskan bahwa kasus yang menjeratnya tidak sesuai fakta. Dimana uang proyek yang belum dibayarkan kepihaknya sebesar Rp74 Juta, namun di dalam surat dakwaan JPU hanya Rp22 Jutaan saja.

“Toh, kalau memang uang tersebut ada ditangan saya, tentu bangunannya akan diselesaikan. Tapi, karena tidak diserahkan, makanya saya tidak selesaikan,” ungkap Rika, Rabu (22/1/2020) kepada awak media ini.

Dijelaskan Rika, terkait pajak pun JPU dianggap tidak transparan menjelaskan secara detail. Sebenarnya bangunan tersebut hampir selesai, hanya tinggal lantai, jendela dan pengecetan saja.

“Jaksa banyak yang ditutupinya, bahkan saya meminta Sekdes dan yang terkait dengan perkara ini ditetapkan sebagai tersangka,” pinta Rika.

Sementara, JPU dari Kejaksaan Negeri Gumas, Agus dengan tegas mengatakan pihaknya tidak ada yang ditutupi. Bahkan menurutnya, untuk menetapkan sesorang menjadi tersangka tentunya harus ada bukti.

“Intinya kami tetap pada tuntutan yang telah disampaikan di persidangan. Masalah penetapan tersangka, kami harus memiliki bukti,” tegas Agus.

Untuk diketahui, Rika Kristina tidak sendiri terjerat dalam perkara korupsi pembangunan Balai Desa Bereng Jun Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, melainkan bersama dengan mantan Kades Bereng Jun periode tahun 2016-2022 Andreas Arpenodie.

Atas perbuatan terdakwa, negara mengalami kerugian sebesar Rp 212.641.129. Dan Rika Kristina dituntut 4 (empat) tahun dan 9 (sembilan) bulan penjara oleh JPU.

(Sugian)


Loading...

Pos terkait

Loading...