Gapoktan dan Bidang Penyuluh Pertanian Sosialisasi Basmi Hama Tikus Menggunakan Racumin Serbuk

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Lamongan – Maraknya korban meninggal dunia Para petani akibat jebakan tikus beraliran listrik, membuat Kades dan Gapoktan dan bidang penyuluh pertanian kecamatan Karanggeneng, terhitung dalam 1 tahun 2019 tercatat 19 Korban jiwa manusia akibat sengatan Aliran Listrik jebakan  tikus membuat pemerintahan Desa Tracal Kecamatan Karanggeneng kabupaten Lamongan mengadakan sosialisai pembasmian hama tikus pada Jum’at (24/1/2020)

Lukmanul Khakim A.Ma Kepala Desa Tracal, Kecamatan Karanggeneng mengungkapkan, kegiatan ini kami lakukan untuk mencegah jatuhnya korban manusia dampak dari cara membasmi hama tikus yang tidak menghiraukan keselamatan nyawa manusia dalam pemakaian Aliran Arus Listrik bagi para petani itu sendiri.

“Saya menghimbau kepada para petani agar tidak melakukan pembasmian hama tikus dengan cara memasang jebakan menggunakan aliran arus listrik, selain beresiko membahayakan nyawa pemilik sawah, hal itu juga mengancam nyawa orang lain,” tegas Lukmanul Khakim

Hadir dalam giat tersebut yakni Muspika Karanggeneng, UPT Dinas Pertanian Korwil Karanggeneng, Babhinkamtibmas Ds. Tracal Bripka Haris Yuda, R, Babhinsa DS. Tracal Koptu Eko Dwi, Kades Tracal bersama perangkat dan petani sawah kurang lebih 500 orang.

Pada kesempatan yang sama, Serma Kardi Batikom yang juga merupakan anggota TNI aktif berdinas di Koramil Karanggeneng melakukan sosialisasi membasmi hama tikus dengan menggunakan Racumin serbuk.

“PUPT Dermawan Menghadiri perwakilan penyuluh pertanian melakukan sosialisasi gerakan pembasmian hama tikus dengan menggunakan Racumin a yang di taruh di dataran lahan persawahan kurang lebih 15Cm di lubang tikus” Ujar Darmawan kepada awak media Analisapublik.com.

AKP.SUNARYONO Kapolsek karanggeneng berharap kegiatan ini bisa dilakukan para petani dengan mengikuti himbauan dan mekanisme yang ada, sehingga membasmi hama tikus tetap berjalan dengan maximal tanpa harus mengorbankan nyawa.

“Kegiatan ini harus lakukan secara rutin, salah satu cara mengadakan gropyokan dan menggunakan Racumin serbuk  adalah cara yang paling aman,” ujarnya tanpa harus menggunakan Aliran Arus listrik.

“Memang masih ada kendala dalam  pembasmian tikus tersebut, sementara kami bagikan terbatas kepada petani. Kedepan akan perbanyak,” ujarnya.

Kapolsek yang ikut dalam kegiatan tersebut sangat antusias, karena selain dilakukan dengan cara  gropyokan sudah ada cara lain yaitu dengan memberi makanan yang yang terkandung racun tikus.

“Saya sangat berterima kasih, selain gropyokan setidaknya dengan cara ini lebih baik daripada harus memasang jebakan Aliram Arus listrik yang sangat beresiko,” ungkapnya.

“Hanya saja Serbuk racumin belum banyak yang mengenal, mohon dinas terkait untuk selalu sosialisasi hal tersebut,” pungkas Kapolsek Karanggeneng.

(M.Nur S)


Loading...

Pos terkait

Loading...