Di Banyuwangi, Tempat Hiburan Malam Dilarang Menyediakan Wanita Pemandu Lagu

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Banyuwangi – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, MY Bramuda, menghimbau kepada semua pengusaha tempat hiburan malam/karaoke keluarga yang ada di Kabupaten Banyuwangi, agar tidak menyediakan wanita pemandu lagu.

“Pihak tempat hiburan malam/karaoke keluarga dilarang menyediakan wanita pemandu lagu, apalagi sampai ada yang mangkal, jelas itu sangat tidak diperbolehkan,” ungkapnya kepada analisapublik.com, Senin (3/2/2020).

Muat Lebih

Sehingga menurut Bram (panggilan akrbanya), jika ada yang melanggar ketentuan yang berlaku, maka pihaknya akan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang ada.

“Saya berharap semua pengelola tempat hiburan malam/karaoke keluarga agar mematuhi aturan yang ada. Jika masih ada yang melanggar maka silahkan difoto kemudian adukan ke kami, kami tidak akan segan-segan memberikan teguran sesuai ketentuan,” tegasnya.

Adapun yang diperbolehkan, masih Bram, hanyalah para wanita pemandu lagu yang dibawa dari luar oleh para pengunjung yang datang.

“Kalau pengunjung yang bawa dari luar tidak masalah, yang penting pengelola tempat hiburan malam tidak menyediakan apalagi sampai ada yang mangkal,” katanya.

Tetapi, lanjut Bram, meskipun wanita pemandu lagu dibawa oleh para pengunjung dari luar, sesuai ketentuan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Banyuwangi, mereka dilarang menggunakan pakaian yang tidak sopan.

“Sesuai ketentuan perda, wanita pemandu lagu tidak boleh menggunakan pakaian yang tidak sopan. Hal ini sudah kami sosialisasikan ke pihak-pihak pengusaha tempat hiburan malam, sehingga mereka harus menyediakan sayak (kain penutup) agar disaat ada pengunjung yang datang dengan menggunakan pakaian yang tidak sopan maka wajib menggunakan sayak yang telah disediakan,” imbuh Kepala Dinas yang diketahui memikili kewenangan memberikan dan mencabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) tersebut.

(Bud)


Loading...

Pos terkait

Loading...