Residivis Pidana Narkoba Tak Berkutik Saat Dibekuk di Kediamannya

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Mandailing Natal – Kapolres Madina melalui Kasat Narkoba Muhammad Rusli SH, berhasil menangkap dan mengamankan satu orang laki laki dewasa pelaku Tindak Pidana Narkotika golongan satu jenis Sabu pada, Selasa (11/2/20) sekira jam 05.30 wib, di Desa Banjar Kayu Ara Kelurahan Kotasiantar Kec. Panyabungan Kab, Mandailing Natal.

“Identitas pelaku yang berhasil kami amankan dari TKP adalah inisial MS Nasution Alias Sobar, Umur : 36 Tahun, laki laki, Pekerjaan Wiraswasta Alamat Desa Banjar Kayu ara Kelurahan Kotasiantar Kec. Panyabungan Kab. Mandailing Natal” sebut Kasat Narkoba.
“Kemudian dari pelaku kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah plastik transprans yang di duga berisikan narkotika jenis shabu dengan berat Brutto : 0,63 (nol koma nol enam tiga) gram, 1 (satu) buah dompet koin berukuran kecil warna ungu” sambungnya.
“Penangkapan Pelaku berawal dari informasi masyarakat, bahwa di Desa Banjar Kayu ara Kelurahan Kotasiantar Kec. Panyabungan Kab, Mandailing Natal sering terjadinya transaksi jual beli barang haram Narkoba golongan satu jenis Sabu,” ungkapnya.
“Selanjutnya, saya perintahkan personil unit opsnal melakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti informasi dari warga tersebut, tak butuh waktu lama akhirnya personil unit opsnal Sat Narkoba Polres Madina pun berhasil mengamankan pelaku MS Nasution Alias Sobar berikut Barang Bukti dari rumahnya tanpa perlawanan” jelas AKP Muhammad Rusli.
Pelaku merupakan Residivis Kasus Tindak Pidana Narkoba sudah 2 kali mendekam di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) dan saat ditangkap dan diamankan Pelaku berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) terkait Tindak Pidana Narkotika yang melibatkan Tersangka Harun Al Rasyid dan kawan kawan.
“Guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut Pelaku berikut Barang Bukti kami bawa dan amankan ke mako Sat Narkoba Polres Madina untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan Undang Undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.
“Dari pemeriksaan awal, terhadap Pelaku Penyidik menerapkan Pasal Pasal 144 Ayat 1 Subs Pasal 112 Ayat 1 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Ancaman Hukuman Minimal 5 Tahun Maksimal 20 Tahun Kurungan Penjara” tutup Kasat Narkoba.
(RUDI SIREGAR)


Loading...

Pos terkait

Loading...