Kasus Desa Bereng Jun, JPU Resmi Ajukan Banding

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Palangka Raya – Usai sang Kades Bereng Jun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Andreas dan direktur CV Srikandi, Rika resmi divonis majelis hakim. Ternyata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus mengajukan upaya banding.

“Kita ajukan banding pada 7 Februari, karena vonisnya tidak sesuai dengan harapan kami,” kata Agus, Senin (17/2/2020).

Muat Lebih

Untuk terdakwa Andreas vonisnya dengan hukuman dua tahun dan enam bulan penjara serta membayar denda Rp 50 Juta subsidair tiga bulan. Tidak hanya itu saja, terdakwa harus membayar uang pengganti sebesar Rp 22,5 Juta subsidair 12 bulan kurungan penjara.

Sedangkan Rika, divonis hukuman 18 bulan penjara, juga dibebankan kepada terdakwa dengan denda Rp 50 Juta subsidair satu bulan serta membayar uang pengganti sebanyak Rp 22 Juta subsidair satu bulan kurungan penjara.

Sekedar diketahui terdakwa Rika tidak sendiri yang terjerat kasus tersebut melainkan dengan Kepala Desa Bereng Jun Andreas Arpenodie periode Tahun 2016-2022. Atas perbuatan terdakwa, negara mengalami kerugian sebesar Rp. 212.641.129 dan ia pun terancam empat tahun penjara atas perbuatannya.

Perbuatan terdakwa melanggar pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b, (2), (3) Undang-undang RI No. 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP.

(Sugian)


Loading...

Pos terkait

Loading...