Satu Diantara 2 Pelaku Pencurian Dengan Kekerasan Ditembak

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Medan – Kepolisian Polsek Patumbak sudah seharusnya mendapatkan penghargaan dari Kapoldasu, pasalnya tidak hanya dari segi kerap berhasil menangkap para pelaku narkoba melainkan juga selalu berhasil meringkus para pelaku-pelaku aksi kejahatan yang merugikan setiap korban yang ada di wilhumnya. Salah satunya dari sekian pelaku aksi kejahatan yang berhasil ditindaklanjuti oleh pihak personil unit Reskrim Polsek Patumbak yaitu  menindaklanjuti adanya dasar pengaduan korban dengan Laporan Polisi No : LP/56/1/2020/SU/Restabes/Sek Patumbak. Tanggal 17 Januari 2020.

Dari informasi yang dirangkum oleh awak media ini, dimana sebelumnya korban seorang wanita bernama Mona Kristina Batu Bara (32) warga jalan Ahmar Yani No.200 Simp. Pemda Melati Raya Gg. Anyar, Kecamatan Medan selayang ini sedang bermain Heandphone (HP, red) miliknya di depan Alfamidi jalan Sisingamangaraja, namun tanpa di sadari korban dari belakang secara tiba-tiba satu dari antara dua orang pelaku yang berboncengan mengendarai sepeda motor metic Honda Beat BK 5541 AIY langsung turun dan merampas HP yang dipegang oleh korban yang selanjutnya kedua pelaku langsung khabur tancap gas.

Bacaan Lainnya

Tak terima HP kesayanganya dirampas oleh pelaku, selanjutnya korban boru Batu Bara pun langsung membuat pengaduan di Mako Polsek Patumbak pada tanggal 17 Januari 2020.

Mendapatkan adanya laporan pengaduan korban langsung ditindaklanjuti oleh pihak petugas Polsek Patumbak. Tak butuh berapa lama makan waktu, akhirnya lewat berbagai proses penyelidikan yang dilakukan unit Reskrim Polsek Patumbak dibawah pimpinan Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung,SH dan Panit 1 Iptu Ichwanuddin Nasution,SH langsung melakukan penggrebekan dan penangkapan dimana lewat adanya informasi mengenai keberadaan salah satu pelakunya atas nama Wanrisky Barus (20) penduduk jalan Selambo Gg. Mandarin, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas yang sedang bersembunyi dalam rumah di jalan Selambo, Kelurahan Amplas sedang santai duduk-duduk bersama beberapa kawanya. Tak bisa berkutik lagi akhirnya pelaku yang juga berperan meminta uang tebusan sebesar Rp 1.700.000, kepada korban agar HP milik korban dikembalikanya akhirnya langsung diamankan petugas Reskrim Polsek Patumbak.

Lewat proses intrograsi yang ada dihadapan petugas, pelaku mengakui bahkan menerangkan bahwa temannya bernama Adam Ferdian (21) warga jalan SM  Raja Gg. Mesjid, Kelurahan T Deli, Kecamatan Medan Amplas adalah pelaku yang awalnya sempat terekam Video oleh HP korban dengan posisi sedang duduk di depan RM. Lamongan dan langsung dilakukan pengejaran oleh petugas. Alhasil berhasil pada saat pelaku yang berprofesi berdagang ini ditangkap petugas langsung dilakukan pengembangan guna mencari barang bukti. Akan tetapi di saat dilakukanya pengembangan pelaku dengan tiba-tiba langsung melompat dan melarikan diri. Melihat pelaku berusaha khabur dimana oleh petugas langsung melakukan pengejaran dan memberikan aba-aba untuk berhenti namun tidak di gubris selanjutnya dilakukan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali dan juga tidak di indahkan bahkan pelaku pun berusaha melakukan perlawanan yang dapat mengancam jiwa pihak petugas sehingga oleh petugas Reskrim Polsek Patumbak langsung saja terpaksa  memberikan tindakan tegas secara terukur dengan tembakan terarah mengenai pada pergelangan kaki sebelah kiri pelaku yang akhirnya pelaku dapat ditangkap kembali oleh petugas. Sebelum diboyong ke Mako Polsek Patumbak dimana yang selanjutnya terlebih dahulu pelaku dibawa petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk mendapat perawatan yang kemudian pelaku bersama barang buktinya di bawa pihak petugas ke Polsek Patumbak guna dilakukan proses sidik lanjut dan hukum lebih lanjutnya lagi.

Kepada Wartawan, Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Gindo Manurung,SH mengatakan selain membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan oleh pihaknya terhadap kedua pelaku juga mengatakan kedua tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencurian dengan kekerasan (Kejahatan, red) sesuai pasal 365 KUHPidana.

“Benar, dan untuk mempertanggung jawabkan hasil perbuatanya maka kedua tersangka dikenakan sesuai Pasal 365 KHUPidana dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Jadi untuk itu harapan kita kepada seluruh warga agar selalu berhati-hati dimanapun berada dan tentunya kita dari pihak Polsek Patumbak khususnya unit Reskrim ini tak akan main-main dengan memberikan tindakan tegas bagi siapa saja para pelaku aksi kejahatan yang dapat meresahkan warga khususnya yang ada di wilhum Polsek Patumbak,” pungkasnya dengan tegas kepada media, Kamis (20/02/2020).

(ADE)


Loading...

Pos terkait

Loading...