Antisipasi Adanya Penculikan, Dispendik Banyuwangi Keluarkan Surat Edaran

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Banyuwangi – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Banyuwangi mengeluarkan surat edaran kewaspadaan penculikan anak usia sekolah. Surat edaran tertanggal 19 februari 2020 dengan nomor 421.2/866/429.101/2020 itu, dikeluarkan berdasarkan adanya surat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso bernomor 443.1/705/430.9.9/2020 tertanggal 17 februari 2020 perihal kewaspadaan terhadap upaya penculikan anak.

Dalam surat yang ditandangani Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi tersebut, kepala SMP (Sekolah Menengah Pertama) Negeri/Swasta dan Korwilker satdik Kecamatan se Kabupaten Banyuwangi domohon agar melakukan langkah-langkah antisipasi.

Bacaan Lainnya

Berikut langkah-langkah antisipasi yang harus dilakukan pihak sekolah berdasarkan surat tersebut :

  1. Meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya kemungkinan penculikan peserta didik dengan cara memastikan yang mengantar dan menjemput peserta didik ke sekolah adalah orang tua atau wali yang sudah dikenali oleh sekolah;
  2. Apabila yang menjemout bukan orang tua atau keluarga dan tidak dikenali oleh sekolah maka peserta didik harus berada di sekolah dan kepala sekolah segera menghubungi orang tua agar menjemput;
  3. Membatasi peserta didik keluar lingkungan sekolah pada saat jam istirahat termasuk untuk kepentingan membeli jajanan di luar sekolah;
  4. Kantin sekolah perlu menyediakan makanan dan minuman peserta didik yang sehat dan higienis disamping untuk kesehatan peserta didik juga untuk menghindari adanya penculikan dengan kedok penjual jajanan.

Terkait adanya edaran surat edaran tersebut, Suratno,S.Pd,M.M selaku PLT Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi saat dikonfirmasi analisapublik.com mengatakan jika hal ini menjadi langkah preventif yang dilakukan oleh pihaknya agar di Bumi Balmbangan khususnya di dunia pendidikan tidak ada yang menjadi korban penculikan anak.

“Surat itu langkah preventif antisipasi agar kejadian tidak terjadi di Banyuwangi,” singkatnya melalui pesan whatshap, sanin (24/02/2020).

(Bud)


Loading...

Pos terkait

Loading...