3 Kurir Pengedar Sabu Jaringan Internasional Berhasil Diamankan BNNK Kendal

  • Whatsapp
ANALISAPUBLIK.COM | Kendal – Tiga kurir pengedar sabu-sabu jaringan tingkat Nasional berhasil di bekuk oleh petugas Tim Gabungan dari BNNK Kendal, Tim Bea Cukai Jawa Tengah DIY, dan Tim Bea Cukai Tanjung Mas Semarang, Saat melakukan transaksi di Jl raya Soekarno Hatta Desa Karangsuno Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal Jawa Tengah, Hari Jumat 21 Febuari 2020 sekitar pukul 00.10 WIB.

Kepala BNN Provinsi Jateng, Benny Gunawan menyampaikan, dari hasil penggledahan terhadap tiga tersangka, Tim Gabungan berhasil mengamankan barang bukti 1 paket yang di duga sabu-sabu dengan berat Britto 101.74 gram, dan serta 5 buah handphon yang berbeda-beda merek, 3 buah ktp tersangka, 2 tas selempang, 1 buah tiket pesawat atas nama K (Inisial).

” Penangkapan ini dari hasil pengembangan yang sudah dilakukan sebelumnya, dan ini merupakan rangkaian pengungkapan dari kasus sebelumnya,” kata Benny saat Jumpa Pers di halaman BNNK Kendal, Rabu (26/02/2020).

Muat Lebih

Ia melanjutakan, Adapun Modus Operadinya yaitu sabu-sabu di bawa oleh Tersangka HY dengan cara dibungkus dalam bentuk seperti kapsul besar yang dimasukkan ke dalam lubang anus untuk menghindari pemeriksaan di bandara.

Setelah Keluar dari Bandara Sabu dikeluarkan lagi dari anus. Tersangka HY membawa sabu tersebut dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara Juanda Surabaya, lalu menuju Semarang dengan menaiki Bus.

” Atas perbuatannya tersangka dikenai pasal 112,113,114, dengan ancaman 6 tahun maksimal 20 tahun penjara,” bebernya.

Kepala BNN Kabupaten Kendal, Sharlin Tjahaja Frimer Arie menyampaikan bahwa penangkapan ini hasil dari kerjasama antara beberapa pihak, termasuk Bea Cukai dan juga pihak kepolisian.

” Kita akan berkomitmen untuk bersinergi dengan pihak-pihak terkait, karna dengan bersinergi kita akan semakin kuat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus seperti ini sangat sulit, dan dibutuhkan kerjasama antar elemen pemerintahan dan peran masyarakat,” karna kasus seperti ini selnya terputus, dan jika kita berkordinasi dengan pihak-pihak terkait akan mudah untuk mengungkapnya,” paparnya.

(Zamroni)


Loading...

Pos terkait

Loading...