Jalan Sehat Bersama Menteri ATR/BPN dan Forkopimko Jakarta Barat

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Jakarta Barat – Komandan Kodim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi, S.Sos bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat melaksanakan olahraga jalan sehat yang dihadiri oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional Bapak Dr. Sofyan A. Djalil, S.H., M.A., M.ALD. 
di Kantor ATR BPN Jakarta Barat, Jl. Permata Buana RT.01/RW.03 No.1 Kelurahan Kembangan Utara, Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu Pagi (29/02/2020).

“Olah Raga Jalan Sehat yang dimulai dari kantor BPN – Perumahan Permata buana – Kantor Walikota – Jalan Puri Raya dan Finish kembali ke Kantor BPN Jakbar kemudian acara dilanjutkan ke acara Inti yang langsung dipimpin oleh Ka BPN Jakarta Barat, Ir. Nandang Agus Taruna selaku penanggungjawab kegiatan untuk melakukan pembagian 100 Sertifikat Tanah PTSL secara simbolis yang diterima oleh perwakilan warga dari Kelurahan Wijaya Kusuma dengan total 239 Sertifikat yang akan di bagikan (dari luas Tanah 400 hektare di Kelurahan Wijaya Kusuma),” urai Dandim Jakarta Barat

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut bapak Walikota Jakarta Barat Drs. H. Rustam Effendi, M.Si memberikan sambutannya dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menteri ATR/BPN atas pemberian sertifikat kepada Warga Jakarta Barat yang dalam hal ini diwakili 100 orang warga Kelurahan Wijaya Kusuma.

“Sudah sangat cukup lama warga kami masih banyak yang belum memiliki sertifikat sah atas tanah yang di milikinya. Alhamdulilah sekarang dan masih terus berjalan akan ada pembagian sertifikat PTSL lanjutan untuk warga yang belum punya,” Jelas Walikota Jakarta Barat.

Sementara itu Menteri ATR/BPN mengatakan, “Selamat untuk semua pihak, baik BPN, pihak walikota, pihak Kejari, pihak Kodim juga Polres serta Warga yang telah memecahkan berbagai masalah pertanahan di warga dan khususnya warga Wijaya Kusuma yang alhamdulilah pada hari ini mendapatkan sertifikat (Tanah 400 hektar di Wijaya Kusuma milik warga di sertifikasi)”.

“Kita akan sikat mafia-mafia tanah yang maling tanah Warga maupun tanah instansi, untuk itu tolong laporkan kepada kami jika ada temuan seperti itu, hingga tahun 2020 ini seluruh tanah di DKI terdaftar dan tidak sengketa lagi agar tidak ada ruang untuk mafia tanah beraksi,” ajak Menteri ATR BPN

“Surat sertifikat juga bisa digunakan untuk jaminan pinjam modal warga yang ingin berusaha agar terhindar dari rentenir yang justru membebani utang, Presiden RI sangat menghargai kerja keras dan dedikasi BPN Indonesia dan semua yang terlibat dalam permasalah-permasalah pertanahan di Indonesia, apabila ada warga yang mempunyai permasalahan pertanahan akan dibantu secara maksmal. Dengan catatan hal tersebut benar adanya atau kerena ada kekeliruan saja,” tutupnya.

(M.Solichin)


Loading...

Pos terkait

Loading...