Menjelang Haul Abah Guru Sekumpul Martapura ke-15

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Banjar – Suasana menjelang Haul ke-15, tahun 2020, ulama Kharismatik KH.Zaini Abdul Gani atau dikenal Abah Guru Sekumpul Martapura Kalimantan Selatan, dengan rangkaian acaranya untuk masyarakat umum, dilaksanakan pada malam Minggu (29/02) dan Malam Senin (01/03), selepas Sholat Isya, saat ini sudah mulai memadati kota Martapura.

Berdasarkan pantauan wartawan Analisapublik.com di lapangan, jutaan kendaraan roda empat dan roda dua yang berasal dari berbagai Kabupaten di Kalimantan Selatan dan Propinsi Tetangga, Kalimantan berduyun-duyun melintasi Jalanan, jalur menuju Haol ulama besar tersebut, sejak Jum`at malam (28/02).

Bacaan Lainnya

Ratusan rest area posko dan warung gratis yang digelar dipinggir jalan beserta ribuan relawan yang diterjunkan untuk menjamu dan memandu jemaah menuju lokasi acara tersebut.
Salah satu relawan haol akbar tersebut, Anang Harly, kepada media ini mengungkapkan, sedikitnya 2800 relawan yang telah mendaftarkan diri sejak sekitar dua bulan lalu, siaga untuk membantu pelaksanaan Haol Ulama Besar ini.

“Jumlah relawan sebanyak 2800 orang yang sudah terdaftar sekitar dua bulan lalu, sementara tambahan relawan lain kami masih belum tau. karena bisa juga relawan dengan i inisiatif mencetak id card dan menyablon kaos sendiri” paparnya.

Menurut anang relawan-relawan tersebut tersebar diberbagai daerah, dimana masyarakatnya juga menjadi hadirin Haol akbar tersebut.

Sementara itu, sebagaimana diberitakan dibeberapa media, aparat dari kepolisian pun juga mempersiapkan personilnya, misalnya Polres Tapin saja, sebanyak 700 personil disiagakan untuk mendukung dan melayani jemaah menuju jalannya acara ini. Demikian juga dengan Polres lainnya terutama yang menjadi wilayah lintasan jemaah dan wilayah pelaksanaan kegiatan ini, yaitu wilayah Hukum Polres Banjar.

Hingga berit ini diturunkan, dari pantauan analisapublik.com, jemaah haol yang melintasi ruas jalan dari arah Kuala Kapuas (Kalteng) dan dari arah Amuntai kabupaten Hulu Sungai Utara, masih terus berdatangan, sehingga memadati arus lalu lintas jalan utama Lintas Propinsi Kalimantan kondisinya padat merayap.

(aa)


Loading...

Pos terkait

Loading...