Pemdes Gerih Melaksanakan LKPJ dan Sosialisasi

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Ngawi – Desa Gerih, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi menggelar kegiatan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) dan laporan realisasi APBDes tahun lalu bertempat di Aula kantor Desa Gerih, rabu (4/3/2020).

H. Qoiri selaku Kepala Desa Gerih dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan sebuah kewajiban di setiap desa, selaku pemangku kebijakan wajib menyampaikan secara transparan sehingga tupoksi itu berjalan dengan semestinya.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan LKPJ ini syarat mutlak yang harus dijalankan dan dipenuhi, sehingga tugas di masing masing induk haruslah berjalan dengan semestinya,” ungkap Qoiri.

Tak hanya LKPJ, Qoiri meminta dalam kegiatan yang dihadiri perwakilan unsur masyarakat, harus ikut berpartisipasi dan mendukung dalam menjalankan program pemerintaan desa.

“Kami berharap, dengan berperannya seluruh lapisan masyarakat serta saran dan kritik dari berbagai unsur, seperti BPD, Tokoh Masyarakat dan perangkat desa lainnya. Mudah mudahan desa menjadi maju dan mandiri sehingga visi dan misi desa gerih yaitu guyub rukun ayem tentrem makmur loh jinawi bisa terwujud,” katanya.

Selain LKPJ, pemdes Gerih juga mensosialisasikan Perdes yang akan diterbitkan kepada warga yang hadir sebelum diusulkan ke dinas terkait.

“Perdes ini disosialisasikan kepada warga, harapannya bisa untuk dimusyawarahkan. Sehingga dasar hukum pembuatan Perdes terpenuhi, tentunya Perdes ini terkait program peningkatan PADes,” ujarnya.

Kepala kantor Kecamatan Gerih Panca Widada yang turut hadir dalam kegiatan tersebut berpesan, agar Desa lebih inovatif dalam merancang kegiatan dan pembangunan dalam hal yang menyangkut penggunaan dana desa, sehingga dalam hal usulan pengajuan ketika semuanya persyaratan sudah terpenuhi, akan bisa cair lebih cepat dan penyerapannya bisa lebih maksimal.

“Saya berpesan agar pemdes lebih aktif dan inovatif dalam hal menjalankan proses yang keterkaitan dengan dana desa, hal ini agar desa lebih cepat dalam menjalankan program desa. Dan perlu di ingat dalam mengusulkan rencana penggunaan dana desa harus mengedepankan dan menggunakan logika anggaran dan azas kepatuttan,” tegas Panca.

(Ari Hermawan)


Loading...

Pos terkait

Loading...