Kenduren Wonosalam di Jombang

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Jombang – Salah satu hajatan Desa wonosalam di kabupaten Jombang yaitu Kenduren Wonosalam digelar hari ini, Kenduren Wonosalam ini adalah ritual tahunan khas masyarakat dari sembilan desa di Kecamatan Wonosalam pada Minggu (8/3/2020).

Acara ini menjadi wujud rasa syukur atas melimpahnya hasil panen durian di Wonosalam, kususnya para pecinta durian, pasti tidak asing dengar nama Wonosalam, salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Jombang, Jawa Timur ini memang terkenal banget sama hasil buah duriannya, bukan cuma terkenal dengan beragam durian dengan varietas unggul saja.

Bacaan Lainnya

Jumlah pengunjung yang hadir dalam acara tahunan ini, jauh lebih sedikit dan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang mencapai belasan ribu.

Pesta gerebek buah durian ini digelar di Lapangan Wonosalam Jombang sekitar pukul 10.00 wib. Ada sebanyak 2020 buah durian yang akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Sepinya pengunjung ini bisa jadi dikarenakan mahal nya tarif parkir yang dikenakan oleh panitia, untuk roda dua dikenakan tarif Rp. 10.000 sedangkan untuk mobil dikenakan tarif Rp 20.000.

Tampak beberapa pengunjung tampak kecewa dengan mahalnya tarif parkir ini seperti yang dikeluhkan oleh iva sakdiah 27th warga Gresik yang jauh-jauh datang untuk menghadiri acara kenduren ini.

Durian-durian yang disiapkan panitia tersebut akan ditata dalam beberapa bentuk gunungan. Buah durian tersebut merupakan hasil kebun masyarakat Wonosalam. Sedangkan kenduri durian (KenDuren) ini sengaja digelar sebagai wujud rasa syukur masyarakat Wonosalam atas hasil panen buah durian yang melimpah.

Durian juga merupakan buah khas yang kini menjadi ikon kawasan wisata di Kecamatan Wonosalam.

(Nur/Ndra)


Loading...

Pos terkait

Loading...