Triplearning MIN 2 Kawistolegi di Surabaya

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Surabaya – Pembelajaran studi banding untuk mengenalkan lingkungan dan alam sekitar pada anak didik siswa – siswi MIN2 Kawistolegi  ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang penerapan E-Learning dalam dunia pendidikan di MIN2 MODEL Kawistolegi.bertujuan agar kualitas system pendidikan yang ada di MIN2 Model Kawistolegi yang terbaik. Pada proses pembelajaran di MIN2 sejauh ini hanya terpaku pada buku dan materi yang telah disampaikan oleh guru. Hal ini menyebapkan terbatasnya pengetahuan yang telah diperoleh siswa Senin,(09/03/2020).

“Wali kelas M.Johan Amirudin mengatakan tidak sedikit dari mereka yang kurang mampu memahami apa yang tercantum dalam buku maupun yang telah disampaikan oleh guru mereka. Keterbatasan waktu yang ada juga menjadi penghalang dalam proses pembelajaran yang ada. Hal ini menyebabkan mereka susah untuk mengembangkan potensi yang ada pada diri mereka.   

Bacaan Lainnya

Salah satu alternatif untuk mengatasi hal tersebut adalah menggunakan internet dalam pembelajaran di berbagai macam satuan tingkat pendidikan atau yang sering kita kenal sebagai pembelajaran berbasis trip-Learning. Faktanya proses pembelajaran berbasis Trip-Learning lebih mudah dipahami di berbagai kalangan siswa karena dalam penerapanya sarana pendidikan ini menggunakan fasilitas multimedia berupa gambar, teks, animasi, audio, maupun video. Selain itu sarana pendidikan ini lebih efisien karena dapat dilakukan kapanpun dan diamanpun. Hal ini dapat menopang kualitas pendidikan yang ada di Indonesia menjadi lebih baik,” ujarnya.

E-Learning merupakan proses pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan media elektronik berupa computer dan jaringanya sebagai sarana untuk bertukar informasi dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran E-Learning biasanya diakukan dari jarak yang jauh menggunakan koneksi internet dalam pengaplikasianya sehingga guru tidak harus bertatap muka secara langsung dengan siswanya.

Dalam penerapanya proses pembelajaran berbasis E-Learning menuntut siswa untuk belajar secara mandiri mengikuti alur yang telah ditetapkan oleh guru. Selain itu guru harus mampu mengembangkan potensi yang dimiliki oleh sisiwa melalui proses pembelajaran yang telah ada. Ketersedianya fasilitas yang memadai dan juga administrator yang mampu menyimpan semua data pembelajaran merupakan hal yang wajib ada dalam proses pembelajaran berbasis E-Learning.

(Nur)


Loading...

Pos terkait

Loading...