KM Ciremai Sandar, Hanya Ber-KTP Biak Bisa Turun

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Biak Numfor – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor akan melakukan pengawasan super ketat terhadap KM Ciremai yang rencananya akan sandar di Pelabuhan Biak, (Jumat, 27/3) pukul 07.00 WIT pagi ini. Setiap penumpang yang turun wajib melalui pemeriksaan ekstra ketat, mulai dari kesehatan hingga identitas dan tiket (tiket tujuan Biak).

Bahwa hanya penumpang yang diperbolehkan turun adalah penumpang dengan identitas Biak Numfor (KTP), jika tidak memiliki identitas tinggal di Biak sama sekali tidak dibolehkan turun di Biak (dipulangkan).

Bacaan Lainnya

Demikian halnya penumpang yang memiliki identitas Biak namun tiketnya tidak dengan tujuan Biak, juga tidak diperbolehkan turun (pasalnya ada kabar di Jayapura penumpang tidak dibolehkan turun).

Terkait dengan itu pula, pengamanan akan dilakukan secara berlapis di Pelabuhan Biak ketika KM Ciremai sandar besok pagi. Pengamanan tidak hanya akan melibatkan Satpol PP, namun juga melibatkan langsung Polres Biak Numfor dan TNI dari berbagai satuan.

Tak hanya itu, ketika KM Ciremai sandar maka sama sekali tidak diperkenankan siapapun masuk di wilayah Pelabuhan Biak kecuali pihak-pihak terkait (petugas kesehatan, aparat keamanan dan stakeholder lainnya), sementara masyarakat atau penjemput tidak diperbolehkan, kecuali mobil yang akan menjemput penumpang namun sebelumnya diperiksa.

KM Ciremai dibolehkan sandar di Biak, dengan alasan pertama, bahwa KM Ciremai membawa 17 kontainer bahan pokok (bapok) yang dibutuhkan masyarakat dan disepakati harus diturunkan. Selain itu, diinformasikan, bahwa ada 400 penumpang dengan tiket tujuan Biak akan turun.

“Memang ada beberapa alasan mendasar sehingga dipekati untuk KM Ciremai yang akan sandar besok diizinkan, ada 17 kontainer Bapok dibawa, ada 400 penumpang Biak. Namun ketika sandar maka dilakukan pengawasan ketat, septi pengamanan sudah saya minta serba ketat dan tidak boleh lengah,” ujar Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd.

Terkait dengan pengamanan dan pengawasan ketat masuknya kapal tersebut, Bupati Herry A Naap dengan semua instansi terkait telah melakukan rapat koordinasi dua kali (tadi siang dan malam tadi).

“Penumpang yang turun itu semuanya wajib disemprot oleh petugas kesehatan yang telah disiapkan. Intinya, pengawasan dilakukan super ketat sebagai salah satu upaya mencegah masuknya virus korona di Biak Numfor. Kita tidak boleh mengisinkan siapapun turun jika tidak memiliki KTP Biak atau tidak lolos dipemeriksaan kesehatan,” kata Bupati Biak Numfor.

“Kita tidak boleh ada toleransi, hanya yang memiliki tiket tujuan biak dan disertai dengan KTP Biak bisa turun, yang lain tidak boleh. Kita tidak boleh main-main, kita harus jaga Kabupaten Biak Numfor yang tercinta ini dari masuknya virus korona dan semua pihak harus mendukung,” lanjutnya lagi.

Sekedar diketahui, bahwa izin sandar KM Ciremai (kapal Pelni) hanya diizinkan besok, dan hari-hari berikutnya tidak diizinkan lagi hingga ada pemberitahuan selanjutnya.

(JER)


Loading...

Pos terkait

Loading...