Mas Abu Minta Warga Kota Kediri Siap Jika Jadi Zona Merah Covid-19

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri.Melalui sebuah unggahan di Insta Story akun @abdullah_abe Jumat sore (27/3), Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar meminta masyarakat Kota Kediri untuk bersiap-siap.

“Sekarang ini kita belum puncak pandemi Corona,” begitu kalimat pertama Mas Abu di insta story-nya. Dalam video pembuka tersebut, Mas Abu mengingatkan pada masyarakat, Corona bukanlah sebuah aib.

“Kalau ada masyarakat kita yang kena, sudah kembali ke masyarakat atau sudah sembuh, mohon diterima dengan baik,” tambahnya.

Mas Abu mengingatkan, karena Kota Kediri juga terdapat rumah sakit rujukan, bukan tidak mungkin akan menjadi zona merah.

“Kita musti saling menjaga, tetap di rumah. Walaupun bosan, di rumah itu cara yang paling sederhana  dan cara yang paling efektif untuk memutus rantai persebaran virus Corona ini” tegasnya.

“Perbanyak doa dan makan yang bergizi agar kekebalan tubuh kita jauh lebih baik. Terimakasih,” tutup Mas Abu dalam unggahannya.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri dr. Fauzan Adima M.Kes dalam kesempatan terpisah menambahkan masyarakat untuk tidak panik dan tidak memberlakukan masyarakat yang berstatus ODP atau PDP sebagai aib.

“Kami berharap mereka yang masuk ODP juga jujur pada sekitarnya, lebih baik menyampaikan fakta yang sebenarnya, agar justru lebih cepat tertangani” jelasnya.

“Kalau membawa virus dan malah sembunyi-sembunyi, justru berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain, terutama keluarga. Kalau ketahuannya sudah terlambat justru potensi sembuhnya susah,” tegas Fauzan.

Fauzan menghimbau masyarakat yang merasa pernah bersinggungan dengan pasien positif corona, atau bersinggungan aktif dengan pasien PDP atau yang datang dari daerah terjangkit untuk isolasi diri sendiri.

Terakhir, Fauzan berpesan jika ada warga yang merasa ada gejala yang mengindikasikan terinfeksi Corona segera mengungjungi Puskesmas terdekat atau menelpon layanan Call Center Covid-19 Kota Kediri di 0354 – 2894000 atau WhatsApp ke 0811 3787 119.(pan/hms)


Loading...

Pos terkait

Loading...