RW15 MEDOKAN AYU GOTONG ROYONG MEMBUAT GAPURA OTOMATIS DISINFEKTAN

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | SURABAYA – Pengurus RW15 Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut Kota Surabaya, bergerak secara maksimal dalam mengantisipasi serta berupaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran Virus Corona atau COVID-19. Pengurus RW15 melakukan tindakan pencegahan menyebarnya Virus Corona atau covid 19 dengan cara Swadaya menggunakan 2 (dua) titik gerbang disinfektan otomatis.

Kegiatan sosial kemasyarakatan ini tercipta atas kepedulian dan innovasi Ketua RW15 H. Muhajir Wahyu Ramadhan atau yang biasa disebut dengan AbahTindik, dimana gerakan spontanitas ini di dukung penuh oleh Sekertaris RW15 Kelurahan Medokan Ayu yang juga sebagai Ketua KIM Mekar (Kelompok Informasi Masyarakat Medokan Ayu Berkarya) Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya.

Guyub Rukun menjadi amunisi utama menuju Kekompakan warga RW15 dengan 5 RT wilayahnya. Untuk menyelesaikan gapura semprot otomatis Disinfektan tersebut, Abah Tindik melibatkan beberapa ketua RT diantaranya Ketua RT04 RW15, Hariyono, Ketua RT05 RW15, Sumarno, S. Pd dan Ketua RT03 RW15 Maman, sebagai lokasi titik gapura tersebut (29/03/2020)

Pembuatan 2 (dua) set Gerbang Otomatis Disinfektan tersebut memakan waktu 3 (tiga) hari dengan cara gotong royong. Ketua RW15 Medokan Ayu, diwakili Sekertaris RW15, Mikhael Markus yang juga sebagai Ketua KIM Mekar Medokan Ayu, menegaskan bahwa anggaran pembuatan gerbang disinfektan tersebut adalah anggaran pribadi inisiatif yang diberikan Pak RW15 kepada warganya, namun pembelian cairan disinfektan setiap harinya di serahkan kepada masing-masing RT untuk mengajak warganya swadaya” Ungkap Ketua Kim Mekar Medokan Ayu.

“Harapan kami seluruh warga RW15 ini dapat bersama-sama memahami bagaimana bahayanya Virus Corona ini, sehingga apa yang Bapak Ketua RW lakukan ini demi kepentingan bersama dalam mengantisipasi masuknya Corona di wilayah kami, namun begitu, sudah menjadi resiko kami sebagai Pengurus RW15 jika masih ada warga yang tidak mensuport kami karena ketidak pahaman apa sebenarnya tujuan kami para Pengurus RW, namun begitu kami tetap akan semangat terus berjuang melawan Corona” pungkasnya.

Markus menjelaskan bahwa 2 (dua) set gerbang disinfektan setinggi 3 meter dengan panjang 4,3 meter persegi untuk gerbang pertama dan gerbang keduanya berbahan baja ringan. Disetiap rangka menempel selang yang memiliki nozzle untuk menyemprot cairan desinfektan ke pengendara atau warga yang melintas. selain itu alat tersebut dilengkapi pula pompa yang berfungsi menyalurkan air dari drum ke selang yang telah tersambung.

“Dalam Setiap set gerbang disinfektan sekitar 100 liter air, prediksi kita setiap 2 jamnya menghabiskan 2 liter pemutih atau bayclin dengan dilarutkan 200 liter air ditambah pewangi atau karbol pengharum lantai ukuran 1liter, dengan harapan dapat mencegah penyebaran virus corona yang telah menjadi wabah dunia termasuk wilayah Medokan Ayu serta tetangga kelurahan kami seperti di Wonorejo, Gununganyar dan Penjaringansari ada beberapa yang sudah kategori ODP (Orang Dalam Pemantauan) juga PDP (Pasien Dalam Pengawasan)” imbuhnya.

Pembuatan Gapura Disinfectan Otomatis ini adalah Perdana di Wilayah Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Bahkan bisa dipastikan RW15 Kelurahan Medokan Ayu, yang mengawalinya, sehingga berharap ini bisa dijadikan suatu contoh kepada wilayah lain agar perjuangan untuk melawan Corona dapat dimaksimalkan mulai dari level RT dan RW dengan kebersamaan dan kekompakan wilayah masing-masing. Semoga dengan adanya semangat gotong royong ini dapat menjadikan semakin terjalin tali silahturahmi antar warga selain tujuan utama mengantisipasi Corona masuk di RW15″ tutup markus.

( WHY)


Loading...

Pos terkait

Loading...