Dinas Koperasi, Usaha Mikro Dan Perdagangan Banyuwangi Rekomendasikan Ijin Penjualan Minol Toko BJ Untuk Dicabut

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Banyuwangi – Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi turun kelapangan guna pengecekan ke toko BJ penjual minuman beralkohol (minol) golongan A, B dan C yang berada diwilayah Kelurahan Tukang Kayu.

“Bu Suminten Kabid (Kepala Bidang) Perdagangan dan Pak Budi Utomo kasie, tadi pagi juga langsung turun kelokasi untuk cek,” ungkap Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, Hj. RR. Nanin Oktaviantie, rabu petang (1/4/2020).

Dari hasil pengecekan tersebut, masih Nanin panggilan akrab Hj. RR. Nanin Oktaviantie, ditemukan jika Perijinan yang ada tidak ada yang dikeluarkan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Banyuwangi.

Selain itu, untuk pendistribusian atau penjualan minol langsung ke konsumen. Padahal selaku sub distributor seharusnya menjual ke pengecer yang telah memiliki SIUP MB.

“Yang saya sampaikan adalah berdasarkan hasil cek ke lokasi dan juga sesuai ketentuan yang ada,” terangnya.

Sehingga, lanjut Nanin, dari hasil temuan yang ada, pihaknya akan merekomdasikan ke pihak Kementrian Perdagangan (Kemendag) untuk dilakukan pencabutan ijin sub distributor minol golongan A, B dan C yang dimiliki pihak toko BJ.

“Sesuai hasil temuan dilapangan tadi, maka yang dapat dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan yaitu (Khusus perijinan SIUP MB Sub Distributor), Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan akan berkirim surat ke Direktorat sarana distribusi dan logistik Kemendag untuk mencabut ijin dimaksud, secara on line,” tegasnya.

Tak hanya, Nanin juga menuturkan jika Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan akan membuat surat untuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyuwangi, agar segera membentuk tim pengawasan penjualan minol.

“Berdasarkan kejadian yang ditemukan dilapangan tadi pagi, maka perlu segera membentuk tim pengawasan dan SOP perijinan minol yang Ketuanya adalah kepala DPMPTSP,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, LSM REJOWANGI akan mengirim surat pengajuan Hearing ke Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi terkait adanya ijin sub distributor minol golongan A, B dan C yang dimiliki oleh pihak toko BJ.

Selain itu, Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, SE juga menegaskan jika pihaknya akan melakukan pengecekan ke lapangan serta akan mengkroscek kesemua pihak yang terkait apakah ijin yang dimiliki toko BJ sudah sesuai dengan ketentuan yang ada.

Sayangnya, analisapublik.com mencoba konfirmasi ke nomor whatshap yang tertera di akun facebook yang digunakan untuk memasarkan minol milik toko BJ, belum mendapatkan tanggapan. (Bud)


Loading...

Pos terkait

Loading...