Relawan Basuki Mencegah Penularan Covid 19 Dengan Menyemprot Desinfektan dan Berbagi Hand Sanitezer Gratis

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kendal- Windu Suko Basuki sampai saat ini sudah menghabiskan 800 liter lebih cairan disinfektan untuk mencegah penularan caovid 19 dengan cara disemprotkan di beberapa tempat ibadah dan fasilitas umum untuk mencegah penularan virus covid 19 di 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal.

Bacabup Kendal, Windu Suko Basuki, bersama Tim Relawannya tak henti hentinya melakukan giat sosial ke masyarakat Kendal, dengan menyemprotkan cairan disinfektan dan membagikan hand sanitizer untuk mencegah atau mengurangi terjadinya penularan caovid 19 di wilayah Kabupaten Kendal.

Basuki mengatakan, dalam upaya mencegah penularan Covid-19 ini, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa tempat, seperti fasilitas umum dan tempat-tempat ibadah yang berada di 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal.

Namun itu belum keseluruhan, akan tetapi yang kita fokuskan saat ini itu di tempat-tempat ibadah dan fasilitas umum juga beberapa pondok pesantren, ” yang paling kita fokuskan Masjid, Mushola juga Pondok Pesantren,” kata Basuki saat dijumpai di Rumah Aspirasi Pemenangan di jalan Gajah Mada, Desa Karangsari Kabupaten Kendal Jawa Tengah, Selasa (31/03/2020).

Ia melanjutkan, Untuk pembagian hand sanitazer sendiri pihaknya telah menyediakan cairan hand sanitezer di Rumah Aspirasi Pemenangan Basuki untuk di bagikan secara gratis ke masyarakat, dan masyarakatpun bisa langsung mengambil sendiri-sendiri secara bebas.

” Sampai saat ini kita akan terus berupaya untuk mencegah penularan covid 19 ini, mari kita jaga Kabupaten Kendal ini dengan cara berpola hidup sehat, karna ini menjadi tanggung jawab kita semua,” paparnya.

Ketua Tim Relawan Pemenangan Basuki, Ahmad Subakir, menyampaikan bahwa saat ini kita sudah menghabiskan lebih dari 50.000 liter cairan hand sanitezer untuk dibagikan ke masyarakat secara geratis. Adapun untuk distifiktan kita sudah menghabiskan lebih dari 800 liter yang sudah kita semprotkan di bebebrap tempat fasum.

” Untuk hand sanitezer kita membeli bahan bakunya saja dan kita produksi sendi untuk kita bagi bagikan secara gratis ke masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk bahan baku hand sanitezer sendiri kita sudah menghabiskan 50 botol lebih, perbotol obatnya isinya satu liter, dan 50 botol obat bisa di buat sampai seribu liter hand sanitezer.

” Bahan baku tersebut bisa juga digunakan sebagai penyemprotan, namun ukurannya berbeda dengan hand sanitezer,” pungkasnya.


Loading...

Pos terkait

Loading...