Tanggul kali Bodri bocor 35 Rumah Diungsikan

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kendal- Tanggul Kali bodri yang berada di Desa Lanji Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal bocor, terpaksa puluhan warga yang bertempat tinggal di sebelah tanggul lanji harus diungsikan.

Akibat curah hujan yang tinggi di Daerah Kendal bagian atas, Sungai Bodri menjadi meluap dan mengakibatkan tanggul yang berada di wilayah lanji RT 01 RW 04 Patebon bocor, dan air mengalir deras dari Sungai lewat sela-sela tanggul yang terbuat dari rangkaian brojong batu tersebut, Selasa malam (31/03/2020).

Air bocoran dari tanggul tersebut mengalir deras hingga membanjiri pemukiman warga hingga mencapai ketingian 30 centimeter. Oleh sebab itu untuk mengantisipasi terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan warga harus diungsikan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, Sigit Sulistyo, mengatakan bahwa untuk langkah antisipasi warga harus diungsikan, dan memantau perkembangan bendungan Juwero, sampai saat ini debit air masih tinggi.

” Kami perkirakan pagi debit air sudah surut, dan warga bisa kembali kerjmah masing-masing,” paparnya.

Ia menambahkan, tanggul bodri mulai terlihat bocor sejak Selasa Sore sekitar jam 19.00 WIB sampai malam hari, hingga membanjiri pemukiman warga sampai.

” Pantauan saat ini debit air di bendungan Juwiro mencapai tiga meter,” paparnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua RW 03, Puji Sumartono mengatakan, bahwa derasnya air sungai akibat derasnya curah hujan di wilayah Kendal atas, sehingga mengakibatkan air sungai bodri yang berada di wilayah bawah mengalir deras.

” Karna kondisi tanggul kritis dan membahayakan terpaksa warga harus diungsikan,” katanya.

Ia melanjutkan, ada 20 rumah di RT 01 RW 03 yang di ungsikan, sementara yang di RW 05 ada 15 rumah yang di ungsikan.

” Semua warga di wilayah lanji diharapkan harus tetap siaga,” jelasnya.


Loading...

Pos terkait

Loading...