Layanan pernikahan di KUA kecamatan Mendahara Untuk sementara ditunda 

  • Whatsapp

MUARA SABAK – TANJAB TIMUR

ANALISAPUBLIK.COM | tanjung Jabung timur – Senin/6/04/2020 Kepala Kantor Urusan Agama ( KUA ) Kecamatan Mendahara Alamsyah, S.Sos.I menyampaikan dan menindaklanjuti mengenai Surat edaran dari Dirjend Bimas Islam Kementrian Agama RI, Nomor: P-003/DJ.III/HK.00.7/04/2020 Perubahan atas Surat Edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor P-002/DJ.III/HK.00.7/03/2020 Tentang Pelaksanaan Protokol penanganan COVID – 19 Pada area Publik dilingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.

Surat edaran tersebut diantaranya memuat tentang Pelaksanaan Akad Nikah yang hanya dilayani bagi Calon Pengantin yang sudah mendaftarkan diri sebelum tanggal 1 April 2020 namun KUA tetap memberikan pelayanan konsultasi dan informasi kepada masyarakat yang dilaksanakan secara daring (Online) dan memberitahukan kepada masyarakat nomor kontak atau email petugas layanan KUA, selanjutnya agar pelaksanaan pelayanan secara daring dapat terlaksana dengan Optimal dan baik
Sedangkan Point’ b diubah menjadi: pencegahan penyebaran COVID – 19 pada pelayanan Akad Nikah di KUA, membatasi jumlah orang yang mengikuti prosesi Akad Nikah tidak lebih dari 10 ( sepuluh) orang dalam satu ruangan, Catin dan anggota keluarga yang mengikuti prosesi Akad Nikah harus telah membasuh tangan dengan sabun/Hand Sanitizer dan menggunakan masker dan petugas, Wali Nikah dan Catin laki – laki menggunakan sarung tangan dan masker pada saat ijab kabul.


Point’ e ( Baru ) petugas pelayanan melaksanakan dengan sungguh – sungguh hal tersebut, memastikan protokol pencegahan penyebaran COVID – 19 dalam pelayanan dipatuhi dan dilaksanakan dengan sungguh – sungguh dan penuh kedisplinan serta menolak pelayanan yang tidak sesuai protokol sebagai bentuk kesungguhan dalam penerapannya,
Menghimbau masyarakat untuk memfaatkan teknologi Informasi untuk mendapatkan layanan serta menunda permintaan pelayanan yang membutuhkan tatap muka secara langsung dan melakukan koordinasi secara intensif dengan aparat pemerintah daerah beserta pihak keamanan untuk bersama – sama melaksanakan Sosialisasi kepada masyarakat agar tetap tinggal dirumah, menjaga jarak aman ( physical/sosial distancing) menghindari kerumunan menunda resepsi dan pernikahan.


Point’ f ( Baru ) memahami bahwa tingkat kedaruratan ritual daerah berbeda, KUA wajib meningkatkan koordinasi, mematuhi serta menyelaraskan penyelenggaraan layanan masyarakat sesuai dengan perkembangan kebijakan pemerintah daerah dalam pencegahan penyebaran COVID – 19 diwilayahnya.


(Red) kepala KUA kecamatan mendahara Alamsyah, S.Sos.I menambahkan’ untuk surat edaran dari Dirjend Bimas Islam tersebut akan kami edarkan melalui pemerintah desa dan kelurahan se – kecamatan Mendahara, Harapan Kepala KUA Mendahara semoga wabah covid 19 ini segera berakhir dan meminta kepada warga masyarakat Kec.Mendahara yang ingin Medaftarkan pernikahannya  untuk sementara ini dimohon untuk bersabar dan menunggu keadaan sudah normal dan seperti sediakala.


Kabiro: INDRA LESMANA 


Loading...

Pos terkait

Loading...