Rampas HP Oppo Korban Sambil Mengancam Memakai Gunting, 3 Pelaku Berhasil Diringkus Polsek Patumbak

  • Whatsapp

Teks Fhoto : Tampak 3 Pelaku Bersama Barang Buktinya Diamankan Polsek Patumbak (ADE)

ANALISAPUBLIK.COM | PATUMBAK-Sebanyak 3 dari 4 orang pelaku perampasan HP Oppo yang disertai pengancaman terhadap korban berhasil diringkus oleh pihak petugas Kepolisian Polsek Patumbak pada hari Sabtu (4/04/2020) sekira jam 16.00 Wib.

Menurut informasi yang dihimpun, sebelum penangkapan dilakukan petugas terhadap para pelaku pencurian dengan kekerasan dimana awal kronologisnya, pada hari Sabtu (4/04/2020) sekira jam 14.00 Wib, korban Mhd Rafisah dan temannya Rivai Gunawan Putra baru turun dari angkot, tiba-tiba langsung didatangi 4 orang pelaku yang selanjutnya pelaku pun lansung dengan modus bertanya kepada korban “Mau Kemana Kau”. Korban pun langsung menjawab pertanyaan ke 4 pelaku dengan mengatakan jika dirinya mau ke Pekanbaru.

Usai mendengar jawaban korban, kemudian para pelaku langsung memaksa dan menarik leher baju korban sambil merampas hp oppo milik korban. Tak hanya sampai disitu saja pelaku juga menyandera rekan korban Rivai Gunawan Putra di simpang Amplas. Sementara korban Mhd. Rafisah (20) warga Komplek Citra Menteng No 10, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai ini pun langsung diantarkan oleh salah satu pelaku ke rumahnya di Perumahan Citra Menteng dengan alasan agar Mhd Rafisah segera mengambil uang tebusan dari rumah untuk menebus Rivai Gunawan Putra dengan jaminan hp oppo milik korban Mhd. Rafisah yang ada dipegang oleh pelaku. Setelah ditunggu-tunggu ternyata Mhd. Rafisah tidak kunjung datang membawa uang tebusan. Akhirnya para pelaku langsung memaksa rekan korban Rivai Gunawan Putra untuk menjual hp milik korban Mhd. Rafisah kepada seseorang bernama Fajar.

Karena takut dan merasa terancam dibawah ancaman dan todongan alat gunting tajam milik pelaku dengan merasa ketakutan rekan korban Rivai pun langsung mengikuti perintah pelaku untuk menjual hp milik temanya yakni korban Mhd. Rafisah kepada Fajar seharga Rp.700.000 namun uang penjualan dipegang oleh pelaku.

Usai hp Oppo milik korban berhasil dijual selanjutnya rekan korban tersebut langsung saja dinaikkan oleh para pelaku ke bus Halmahera dan memberikan uang Rp. 200.000 kepada Rivai rekan korban tersebut sedangkan sisa uang hasil penjualan hp tersebut yang ada sebesar Rp 500.000 dibagi-bagi para pelaku.

Tak terima diperlakukan oleh ke 4 orang pelaku yang selanjutnya korban pun langsung mendatangi dan membuat pengaduan di Mako Polsek Patumbak.

Setelah menerima adanya pengaduan korban : LP/209/IV/2020/SU/Restabes medan/Reskrim/Sek Patumbak tgl 04 April 2020, selanjutnya pihak petugas unit Reskrim Polsek Patumbak yang langsung dipimpin Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung bersama anggotanya langsung menindaklanjutinya. Lewat informasi yang ada diperoleh petugas jika pelaku bedada di kawasan jalan SM Raja simpang lampu merah Kecamatan Medan Amplas.

Setelah mendapatkan informasi keberadaan para pelaku lalu petugas langsung melakukan lidik dan cek TKP ke tempat nama lokasi yang diperoleh tersebut dan tanpa membuang-buang waktu yang selanjutnya sewaktu melintas Tim petugas yang ada melihat pelaku bernama Benni Nazara (35) warga Gg. Nauli Pasar XII yang sedang berdiri di bahu jalan SM. Raja langsung diringkus petugas, setelah berhasil diamankan oleh petugas unit Tim yang ada langsung bergerak cepat melakukan pengembangan yang kemudian berhasil kembali menangkap rekan pelaku atas nama Roy Syahputra (27) warga jalan SM Raja simpang lampu merah Amplas bersama pelaku Nelvizar Lubis (37) warga jalan SM Raja Gg. Family no 2.

Usai pelaku ditangkap lalu Tim petugas langsung mengamankan ketiga pelaku beserta barang buktinya ke Polsek Patumbak untuk pemeriksaan selanjutnya. Sedangkan seorang penadah bernama Fajar dan pelaku lainnya bernama Budi dan Dedi berhasil khabur melarikan diri (DPO, red).

Dalam penjelasanya, Kapolsek Patumbak Kompol Arifin Fachreza, SH, SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung beserta personil Polsek Patumbak yang ada mengatakan setelah korban membuat laporan pengaduan di Mapolsek Patumbak yang selanjutnya langsung ditindaklanjuti yang akhirnya dalam waktu yang cepat ke 3 orang pelaku pencurian dengan kekerasan bersama barang buktinya berhasil ditangkap dan diamankan. Sedangkan seorang pelaku penadah bersama rekan pelaku lainnya yang berhasil khabur berstatus DPO pihak petugas Kepolisian.

Guna mempertanggung jawabkan hasil perbuatanya ke 3 orang pelaku akan dikenakan Pasal 365 KHUPidana.

“Untuk mempertanggung jawabkan hasil perbuatanya ke 3 orang pelaku akan dikenakan Pasal 365 KHUPidana dan pelaku lainnya dalam status DPO,” ujar Kapolsek Patumbak Kompol Arifin Fachreza, SH, SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung, Senin (6/04/2020) sekitar sore hari. (ADE)


Loading...

Pos terkait

Loading...