6 Hari Air Mati, Warga Natal Mengeluh

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Mandailing Natal – Pelayanan PDAM Tirta Madina di Natal kembali menuai keluhan dari pelanggan karena seringnya air tak mengalir.

Siti, salah seorang pemilik rumah makan di Kelurahan pasar II, Kecamatan Natal, kabupaten Mandailing Natal mengaku sudah enam hari air di rumahnya tak mengalir.

“Air PDAM ini tidak mengalir sejak hari sabtu yang lalu hingga hari ini belum juga mengalir, sementara kami banyak membutuhkan air, sedangkan sumber air dari sumur tidak mencukupi dan tidak layak buat masak karena airnya asin, hanya untuk dipakai buat mandi, cuci piring, cuci pakaian. Apa lagi bulan puasa ini susah kalau tidak ada air,” keluhnya kepada analisapublik.com, Kamis (21/5/20).

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, dia memanfaatkan air galon yang dibeli di Depot air minum isi ulang.

“Mandi, wudhu dan lain-lain pakai air galon. Satu galon 5 ribu dikalikan kebutuhan per hari. Wah, kacau ni PDAM,” katanya lagi.

Keluhan yang sama datang dari bg ijal, warga kelurahan pasar 1 natal. Dia juga mengaku sudah enam hari air PDAM tak mengalir di rumahnya.

“Bayar mahal. Malah tarif dinaikkan tapi pelayanan buruk. Kadang air yang datang mengalirpun keruh / berlumpur, gk layak untuk digunakan apa lagi dipakai buat masak. Lah kacau PDAM ni,” tegasnya.

Dia berharap PDAM tak menyusahkan masyarakat. Ditambah lagi dalam kondisi musim covid-19 dan bulan Ramadhan saat ini.

“Bulan puaso ni susah kito kalau dak ado air. Aktivitas rumah tangga banyak menggunakan air, sementaro air dak ngalir. Pembayaran tiap bulan tetap jalan terus,” tutupnya.

(Hem Surbakti)


Loading...

Pos terkait

Loading...