GP3B Soroti Alih Fungsi Taman Ciruas Di Duga Rawan Pungli Satpol PP Terkesan Tutup Mata

  • Whatsapp

Analisapublik.com | Serang – Terkait alih fungsi Taman Ciruas yang digunakan oleh para pedagang kaki lima untuk menggelar barang dagangannya Hal ini Sering terjadi di tiap momen menjelang hari raya seakan sudah terkoordinir oleh oknum tertentu demi meraup keuntungan semata tanpa memikirkan dan memperdulikan Aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Serang.
Hal nya di ungkap Angga Apria Siswanto selaku Sekjen GP3B Sabtu 23 mei 2020

” Pemerintah Kabupaten Serang melalui satuan polisi pamong praja ( SATPOL PP ) Selaku Penegak PERDA Seharusnya tegas menindak oknum yang di duga bermain untuk memperkaya diri koordinir pedagang yang menggunakan fasilitas atau aset yang dimiliki oleh Kabupaten Serang,yakni Taman Ciruas,hal ini Jelas jelas berbau pungutan Liar.”ucapnya,

Masih menurut Angga

Hal ini bukan kali pertama dan mungkin pemerintah setempat sudah hafal betul dampak buruk seperti kerusakan taman timbulkan kemacetan menumpuknya Sampah, akibat kegiatan tersebut, alih fungsi taman bisa di bilang bisnis gelap tahunan yang terkoordinir oleh oknum, Namun di tengah pandemik Covid 19 serta pemberlakuan PSBB sepatutnya Muspika dan Penegak Perda Tegas Jangan terkesan seperti macan ompong, Dan terkesan melakukan pembiaran kepada oknum dan para pedagang yang saat ini menyalah gunakan taman Ciruas dengan dugaan ada oknum yang bermain,Sementara Peruntukan taman Ciruas kita ketahui bersama bukan untuk para pedagang kaki lima Sepatutnya Muspika Ciruas dan SATPOL PP Kabupaten Serang berani melakukan penindakan tegas terutama kepada oknum yang di duga bermain serta koordinir pedagang berbau Pungutan Liar.
“Ungkapnya. ( Wahyu )


Loading...

Pos terkait

Loading...