Ini Sebab Poso Pukul Warga Jln Gelugur Hingga Berlumuran Darah dan Melarikan Diri

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM I Labuhanbatu
Sempat melarikan diri setelah melakukan pencurian disertai kekerasan, BMH alias Poso (20) warga Simp Mangga, Kecamatan Rantau selatan berhasil ditangkap Tekab Polres Labuhanbatu pada Minggu (7/6/2020) di Jorong Ketinggian Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat.

Penangkapan ini atas dasar Laporan polisi no:lp: 693 / V/2020/Res Lb batu.
Tgl 20 Mei 2020, Sp Tugas / 992 /VI/ 2020/ Reskrim tgl 06 Juni 2020, Sp kap/228/VI/ 2020/Reskrim, tgl 07 Juni 2020
dengan korban Aswan Efendi Siregar warga Jln Glugur Rantauprapat.

“Dari tangan tersangka, Tim mengamankan barang bukti berupa Sepasang baju korban berlumuran darah, 1 unit Sp motor vario warna hitam tanpa plat dan BK 2091 AGA serta 1 buah martil,” sebut Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat, SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Parikhesit kepada awak media, Rabu (10/6/2020).

Kasat menjelaskan, kejadian berawal pada hari Rabu 20 Mei Pukul 08.20 Wib, pelaku merasa kesal karena korban tidak menepati janji akan membayar gajiinya 1 satu bulan 2,5 juta. Sehingga pelaku mendatangi rumah korban yang kebetulan terbuka dari belakang dan sempat meminta uang gajinya tetapi tidak diberi sehingga terjadi pertengkaran. Pelaku langsung memukul kepala korban dengan menggunakan martil hingga terjatuh ke lantai dan berdarah. Tak hanya sampai disitu, kemudian pelaku lari dengan mengambil uang korban dari dompetnya sebesar Rp 500.000 serta membawa lari sepeda motor Vario milik korban.

“Lalu tim melakukan olah tkp dan intrograsi saksi-saksi, penyelidikan, sehingga dari hasil lidik bahwa pelaku yang diketahui BMH alias Poso berada di Lima puluh kota provinsi Sumbar, lalu pada Minggu tgl 07 Juni 2020 sekira pukul 17.30 wib pelaku dapat ditangkap disalah satu rumah oleh tim tekab unit Resum yg dipimpin kanit Pidum dan dilakukan intrograsi bahwa ia mengakui perbuatannya,” ujar Kasat.

(Randi)


Loading...

Pos terkait

Loading...