Pembayaran BST Tahap II di Kantor Pos Natal Berjalan Lancar

  • Whatsapp
ANALISAPUBLIK. COM | Mandailing Natal – Bantuan Sosial Tunai tahap II mulai disalurkan di Kantor Pos Natal, Jalan Pahlawan No. 43 Natal 22987, Kabupaten Madina. Bantuan ditujukan kepada warga kurang mampu di Kecamatan Natal Dan Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG).
“Penyaluran BST (Bantuan Sosial Tunai) tahap I bulan mei yang lalu. Jumlah penerimanya bervariasi di setiap Desa,” kata Kepala Kantor Pos Natal Haris Nasution, Sabtu (13/6/2020).
Haris mengatakan BST disalurkan melalui Kantor Pos Padang Sidempuan ke Kantor Pos Natal. Para calon penerima harus membawa undangan yang namanya sesuai dengan identitas di kartu tanda penduduk masing-masing.
Besaran BST tahap pertama maupun dua ialah sama, yakni Rp.600.000,- sebulan untuk setiap keluarga penerima manfaat. Pencairan tahap I merupakan klaim pembayaran untuk April, sedangkan tahap II untuk Mei.
Pencairan tahap II berlangsung sejak hari rabu yang lalu hingga hari terakhir 13 Juni (Sabtu hari ini). Penerima BST ini tidak sebanyak Bantuan Langsung Tunai (BLT),” ujar Kepala Kantor Pos, tersebut.
Haris melanjutkan kerancuan data dalam daftar calon penerima BST tidak menjadi masalah. Warga yang berdomisili di Desa dan Kelurahan Kecamatan Natal dan Muara Batang Gadis (MBG), tetapi namanya tercantum di daftar Nominatif Penerima Bantuan Sosial Tunai Pemerintah Pusat Tahun 2020, terkecuali yang sudah meninggal tetapi namanya masih terdaftar dan bagi yang masih hidup tetap bisa mencairkan BST. Itu sepanjang yang bersangkutan memang merupakan warga penerima BST di Dikecamatan Natal.
Kasi Perencanaan Desa Rukun Jaya Kec. Natal, Roy Pernando menyatakan Pemerintah Kecamatan sudah memverifikasi data penerima BST dari Kementerian Sosial. “Pihak Kecamatan menverifikasi data penduduk melalui Kelurahan, Desa dan RT/RW setempat, kami di desa sudah kami lakukan verifikasi data, akan tetapi data yang muncul tetap data yang lama bahkan orang yang sudah meninggalpun masih muncul namanya seperti desa kami ada lima orang warga kami yang sudah meninggal tapi masih muncul” Katanya.
(Hem Surbakti)

Loading...

Pos terkait

Loading...