Rapid Test Massal di PN Palangka Raya, Semua Non Reaktif

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Palangka Raya – Sebagai skrining awal infeksi virus Corona atau Covid-19 pada orang yang berisiko tinggi yakni dengan melakukan rapid test.

Agar menjamin bebasnya penyebaran virus yang hingga kini belum ditemukan vaksinnya tersebut, Pengadilan Negeri Palangka Raya lakukan rapid test massal terhadap para hakim, pejabat struktural dan fungsioanl serta pegawai termasuk honorer yang dilakukan oleh petugas medis dari Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya, Senin (15/6/2020).

Kepala Pengadilan Palangka Raya Paskatu Hardinata menuturkan, rapid test Covid-19 menggunakan sampel darah tersebut untuk mendeteksi kadar antibodi imunoglobulin terhadap virus dalam tubuh.

“Ini adalah salah satu upaya dari tim Satgas Penanganan Covid-19 Pengadilan Negeri Palangka Raya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang sampai saat ini di kota Palangka Raya masih ada kenaikan,” katanya Kejari kepada awak media.

Paskatu melanjutkan, sesuai dengan manejemen pada tanggal 7 Juni yang lalu, Pengadilan Negeri telah melakukan rapid test terhadap yang beresiko Covid 19 sebanyak 16 orang yang terdiri dari penjaga piket dan dari PTSP serta Satpam.

“16 Orang tersebut pun seluruhnya menunjukkan non reaktif,” ungkapnya.

Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri, Zulkifli mengatakan bahwa untuk kali kedua dilaksanakan rapid test Covid-19 di lingkup Pengadilan Negeri Palangka Raya, dan ia berharap hasilnya sama dengan rapid test sebelumnya.

“Selain rapid test, kita jauh hari telah lebih dahulu terapkan protokol kesehatan Covid-19 di lingkungan Pengadilan Negeri Palangka Raya. Setiap pengunjung wajib mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Sedangkan dalam ruangan sidang yang boleh hadir terbatas kepada para pihak yang berpekara,” beber Zulkifli.

Terpisah, Kepala Puskesmas Pahandut selaku pimpinan petugas pelaksanaan rapid test tersebut, Riduan mengatakan, rapid test adalah skrining awal, jika ditemukan ada yang reaktif maka akan ada penanganan lanjutan berupa swab.

Jika non reaktif, tambahnya, berarti orang tersebut tidak ada masalah terkait Covid-19.

“Setelah dilakukan rapid test kepada sebanyak 80 orang pegawai di Pengadilan Negeri Palangka Raya untuk seluruhnya dinyatakan non reaktif Covid-19,” demikian Riduan.

(Sugian)


Loading...

Pos terkait

Loading...