Keluhkan Pelayanan Dispendukcapil, Pelni Rumpis Ngamuk

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Banyuwangi – Suasana kantor Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk) Kabupaten Banyuwangi sempat mencekam lantaran salah satu warga mengamuk, selasa (16/6/2020). Warga yang mengamuk tersebut diketahui adalah Pelni Rumpis.

Dalam keterangannya, Pelni mengamuk lantaran merasa kecewa atas pelayanan pihak Dispenduk Capil Banyuwangi.

“Saya sudah 2 minggu ngurusi KTP (Kartu Tanda Penduduk). KTP saya kan ada 2 nama ini, maksud saya dimatikan satu,” ungkapnya.

Menurutnya, adanya perubahan nama tersebut agar tidak menghambat pendaftaran anaknya masuk sekolah, serta agar tidak menghambat dalam pencairan rekening tabungannya.

“Pengurusan ini mudah sebenarnya, saya minta 1 dimatikan, tapi sampai 2 minggu ini belum selesai. Saya dipimpong kesana kemari. Semua persyaratan yang diajukan sudah saya penuhi, terakhir-terakhir masih dipersulit, akhirnya ya habis sudah batas kesabaran saya.

“Saya sudah warning, tolonglah punya saya ini dibantu, tapi kenyataannya masih dipersulit. Akhirnya jalan pintas saya ya saya ngamuk begini,” terangnya sesaat sesudah melampiaskan emosinya.

Lebih lanjut Pelni menjelaskan saat ditanya terkait alasan apa yang menjadi kendala proses pengurusan ganti nama KTP nya, ia mengatakan, “katanya harus melalui sidang PN (Pengadilan Negeri) dulu, nah kalau melalui sidang dulu, itu memakan waktu 3 bulan, anak saya mau daftar ini, rekening saya gak (tidak) bisa cair, ya gak makan saya ini kalau gini,” lanjutnya.

Pelni juga mengungkapkan jika persoalan yang mudah jangan dipersulit. “Persoalan krusial sekali. Wong aturan itu bisa dibijaksanai kok. Ini jangan persoalan yang mudah dibuat sulit, kalau bisa persoalan yang sulit dibuat mudah, jangan dibalik,” imbuhnya.

(Pewarta : Budi Rosiono)


Loading...

Pos terkait

Loading...