Bupati Biak Klarifikasi Anggaran Penaganan Covid-19

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM – Biak Numfor – Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S. Si. M. Pd, Rabu (15/7/2020) kemarin, mengklarifikasi beberapa pemberitaan yang menyebutkan Pemda Biak Numfor tidak transparan dalam penggunaan dana 152 miliar untuk penanganan Covid-19.

“Berita itu, tidak benar. Karena Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor dalam refocusing dan realokasi APBD Tahun Anggaran 2020, dalam rangka pencegahan covid-19 di Kabupaten Biak Numfor, sebesar 39 miliar,” kata bupati.

Bupati mengatakan, realokasi dan refocusing APBD telah dibuat dan dilaporkan ke DPRD pada bulan April yang lalu.

“Materi refocusing ini, kami buat dan menyerahkan kepada 25 anggota DPRD. Sehingga setiap anggota DPRD, telah menerimanya, dan apabila berbagai media atau oknum anggota DPRD yang adalah badan anggaran DPRD dalam penyampaiannya kepada publik bahwa dana covid-19 Tahun 2020 di Kabupaten Biak Numfor, sebesar 152 miliar adalah pembohongan kepada publik,” jelasnya.

Bupati mengungkapkan bahwa Pemda Biak dalam tata kelola keuangan daerah bersifat transparan. Ia berharap anggota DPRD sebagai representasi dari masyarakat Biak Numfor, bersama memberikan akurasi data yang tepat.

“Saya tidak menutup diri untuk memberikan klarifikasi terkait dana Covid-19 di Biak. Jangan ciptakan isu yang kurang bertanggungjawab. Refocusing dan realokasi anggaran covid-19 telah kami laporkan ke Kementrian Keuangan dan telah tercantum dalam situs kementrian,” tutur bupati.

Dana Covid-19 sebesar 39 miliar digunakan untuk kesehatan untuk rumah sakit dan puskesmas dalam layanan Covid, dana tak terduga untuk pengamanan dan kerja gugus tugas, bantuan bama atau sembako kepada masyarakat, membantu mahasiswa yang ada di luar Biak,

“Kami juga mendapat bantuan 5 miliar Pemerintah Provinsi Papua untuk RSUD Biak sebagai rumah sakit rujukan covid-19 di wilayah Saireri,” ungkap bupati.

Terkait dengan alokasi dana, Bupati menjamin pengelolaannya secara terbuka. Bila masa pandemi berakhir, ia juga mempersilahkan adanya pengecekan juga audit penggunaan anggaran.

Ia berharap maayarakat lebih jeli dalam menganalisa masalah sehingga tidak terjebak dengan opini yangvtidak benar. (JER)


Loading...

Pos terkait

Loading...