Pria Asal Jakarta Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri di Blora

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Seorang pria asal Jakarta nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamar mandi rumah milik warga Desa Gondel Kecamatan Kedungtuban kabupaten Blora.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban bernama Suro Edi (51) beralamat Kampung Warudoyong RT 013/RW 008 Kelurahan Jati Negara, Cakung, Jakarta Timur. Korban gantung diri di rumah Miran (48) warga Desa Gondel RT 01/RW 01 Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora, Jumat (24/07/2020).

Bacaan Lainnya

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pemilik rumah (Miran) sekitar pukul 12.30 WIB yang pulang dari sawah dan hendak mandi. Kemudian dia membuka pintu kamar mandi dan mengetahui korban sudah tewas dengan cara gantung diri di kamar mandi rumahnya. Mengetahui hal itu, Miran berteriak minta tolong tetangga. Lalu Kepala Desa Gondel, Suko Hadi Wiyono (55) melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian.

“Korban asal Pacitan dan menikah dengan warga desa Gondel lalu pindah domisili di Jakarta. Disini main ke rumah saudara dan terus ditemukan gantung diri,” ucap Dwi warga desa setempat.

Kapolsek Kedungtuban Polres Blora, Iptu Suharto membenarkan kejadian ini dan menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam keadaan gantung diri di kamar mandi.

“Korban ditemukan gantung diri di dalam kamar mandi dengan menggunakan tali plastik warna hijau yang ujungnya ditalikan pada kayu usuk,” ujar Iptu Suharto.

Kapolsek menambahkan bahwa berdasarkan keterangan para saksi, korban sering mengeluh tentang penyakit yang diderita korban.

“Korban sering mengeluh tentang penyakit diabetes yang diderita kepada keluarganya dan juga telah ditemukan surat wasiat yang ditulis korban sebelum meninggal dunia,” jelas Iptu Suharto.

Dari hasil pemeriksaan oleh tim Medis, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan disimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat gantung diri,” pungkas Kapolsek.

Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.
(Arifin)


Loading...

Pos terkait

Loading...