Rumdis Kepala SMPN 2 Kelumpang Hilir Mangkrak

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kotabaru – Bangunan rumah dinas kepala sekolah SMP Negeri 2 Kelumpang Hilir,Kabupaten Kotabaru tidak difungsikan sebagaimana mestinya sehingga bangunan terlihat rusak pada bagian plapon,Atap dan pintunya.

Menurut keterangan dari salah seorang Aparat desa setempat yang namanya tidak mau di korankan,minggu 26/7/20 sore, mengatakan,kami sebagai aparat desa sangat miris melihat bangunan yang kurang lebih 10tahun itu tidak di manfaatkan dengan baik,kenapa hanya dibiarkan kosong dan rusak begitu,padahal bisa dialih fungsikan menjadi ruang tertentu yang bermanfaat untuk sekolah tersebut, ucapnya.

Harapan kami selaku Aparat desa agar bangunan tersebut di rehab dan di fungsikan, agar masyarakat tidak menilai Sekolah SMP Negeri 2 kelumpang hilir itu se olah olah menyepelekan bantuan dari Dinas Pendidikan yang di anggarkan dengan dana yg tidak sedikit itu tidak main main.

Sangat di sayangkan apabila bangunan tersebut tidak di rawat dengan baik dan di biarkan rusak begitu saja,Jelasnya

Kepala sekolah SMP Negeri 2 Kelumpang Hilir Winarno saat di konfirmasi via telpon, Minggu 26/7/20,menanyakan terkait tahun berapa dan bersumber dari dana apa rumah dinas tersebut dan kenapa sampai rusak tidak di rawat,
Winarno menjelaskan, memang benar adanya bangunan tersebut, dan saya menjelaskan sedikit, saya bertugas di SMP Negeri 2 Kelumpang Hilir itu tahun 2018,dan bangunan tersebut sudah ada sejak tahun 2009/2010 jadi saya kurang mengerti bangunan itu bersumber dari dana apa,menurut keterangan yang saya dapat bangunan itu sudah rusak mulai tahun 2012,jelasnya

Masih dengan Winarno,Jangankan mau direhab sedangkan ruang kelas kami saja masih banyak kekurangan bangunan seperti ada yang tidak diplapon kemudian kursi belajar yang kurang,ungkapnya.

Winarno menyarankan untuk ditanyakan kepada kepala sekolah yang pertama bertugas dalam hal ini adalah Pak Muhsinin terkait kejelasan bangunan tersebut karena winarno tidak bisa panjang lebar menjelaskan terkait masalah anggaran dari mana tentang bangunan tersebut.

Terpisah, Muhsinin S.Pd mengatakan, Bangunan itu memang saya yang mengajukan tapi saat itu saya mengajukan ke dinas hanya lewat lisan saja dan setelah itu saya pindah tugas kemudian di teruskan oleh pak Heri selaku guru senior di SMP Negeri 2 Kelumpang hilir, karena saat saya pindah bangunan itu belum ada dan saya tugas di sana hanya kisaran 4-5 bulan saja,jadi saya tidak tau dari mana anggaran dana itu,maka coba pian tanyakan ke Pak heri yang lebih tau,ucap Muhsinin yang sekarang menjabat sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 1 kelumpang selatan.

Kemudian senin 27/7/20 siang Hery saat di konfirmasi lewat via telp oleh wartawan dia tidak banyak berkomentar dan tidak mau menjelaskan secara detail,
saya tidak tau itu semua dari Dinas pendidikan dan tiba tiba langsung ada bangunan itu, ungkap Heri
(Masduki)


Loading...

Pos terkait

Loading...