Pemkab Banyuwangi Angkat Bicara Mengenai Jalan Rusak Yang Dikeluhkan Masyarakat di Perbatasan Tembokrejo – Blambangan

  • Whatsapp
Ebta Andharisandi selaku Kabid Bina Marga Banyuwangi
foto istimewa

Caption : Foto istimewa Ebta Andharisandi.

ANALISAPUBLIK.COM | Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Cipta Karya Dan Penataan Ruang (BMCKPR) angkat bicara terkait adanya akses jalan rusak penghubung 2 desa di wilayah Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Bacaan Lainnya

Menurut Ebta Andharisandi selaku Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU BMCKPR Kabupaten Banyuwangi, jalan yang saat ini dalam kondisi rusak parah tersebut memiliki panjang sekisar 3 Kilo Meter (KM).

”Jalan tersebut kalo tidak salah masuk nama ruas nama ruas Tembokrejo – Sukosari sepanjang +- 3 km,” ungkapnya kepada analisapublik.com melalui pesan Whatsapp, Senin pagi (3/8/2020).

Lebih lanjut, Ebta panggilan akrabnya, menepis anggapan jika pemerintah selama puluhan tahun tidak menyetuh jalan rusak tersebut.

“Jadi salah kalo pemberitaan yg bilang selama 10 tahun tidak ditangani,” jelasnya.

Karena, masih Ebta, pihknya mengaku pernah menganggarkan perbaikan jalan rusak tersebut ditahun 2015.

“Pernah kita tangani tahun 2015, dengan judul pemeliharaan jalan sukosari tembokrejo senilai Rp. 200 juta dan tahun 2016 dengan judul tembokrejo sukosari senilai Rp. 432 juta.

”Jadi dari panjang ruas jalan kurang lebih sekisar 3 km tersebut, sudah kita tangani sekisar kurang lebih 800 m,” bebernya.

Ebta pun memastikan jika pihaknya akan melakukan tinjau lapangan. “Yan anti kita cek lapangan lagi. Kalua belum selesai memang anggaran terbatas mas, bukan apa-apa. Hanya masalah anggaran yang harus dibagi karena kita nangani 2700 km jalan kabupaten,” lanjutnya.

Ia pun menambahkan jika pihaknya akan menyerap keluhan masyarakat mengenai jalan rusak tersebut, dan akan mengupayakan penganggarannya agar dapat segera diperbaiki.

“Akan kami upayakan di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) tahun ini. Tapi jika sudah tidak ada anggaran yang dapat dialokasikan ke jalan rusak tersebut, maka akan kami anggaran ditahun depan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah di jalan penghubung 2 desa yaitu Desa Tembokrejo dan Desa Blambangan Kecamatan Muncar.

Dengan keadaan berlubang dan bergeronjal, jalan yang melintasi Dusun Krajan Desa Tembokrejo dan Dusun Sukosari Desa Blambangan itu dalam kondisi rusak parah.

(Pewarta : Budi Rosiono)


Loading...

Pos terkait

Loading...