Begini Tanggapan Kadis BudPar Terkait Insiden Tewasnya Balita di Kolam Renang Villa So Long

  • Whatsapp

Caption : foto istimewa, MY Bramuda.

ANALISAPUBLIK.COM | Banyuwangi – Adanya insiden anak balita meninggal akibat tenggelam di kolam renang Villa So Long, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi, MY Bramuda, memastikan akan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP).

Bacaan Lainnya

“Kita akan buatkan SOP untuk kolam renang harus dipisahkan antara anak-anak dan dewasa.

“Karena kolam itu kan masih standart belum ada pemisahan antara anak-anak dan dewasa. Dan perlu dikasih peringatan tentang kedalaman dan lain-lain,” ungkapnya, rabu (5/8/2020).

Selain itu, Bram sapaan akrabnya juga menyebutkan harus disediakan penjaga kolam. “Ada petugas pemantau di kolam renang,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, anak balita berinial AM (4th), meregang nyawa pada selasa siang (4/8/2020), lantaran diduga tenggelam di kolam renang Villa So Long yang beralamat di Jl. Yos Sudarso Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi.

Dari informasi yang didapat korban meninggal sempat dibawa ke Rumah sakit Umum (RSU) Blambangan Banyuwangi, namun naas, dalam perjalan, balita tersebut meregang nyawa.

Kasus ini ditangani oleh kepolisian setempat, namun pihak kepolisian belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi analisapublik.com .

(berita ini masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya).

(Pewarta : Budi Rosiono)


Loading...

Pos terkait

Loading...