Praktisi Hukum Pidana : Kelalaian Yang Menyebabkan Kematian Dapat Dipidana

  • Whatsapp

Caption : Foto dokumen, Eko Sutrisno, SH,. Selaku praktisi Hukum Pidana di Banyuwangi.

ANALISAPUBLIK.COM | Banyuwangi – Kelalaian yang menyebabkan kematian seseorang dapat dipidana. Hal ini disampaikan Eko Sutrisno, SH., selaku praktisi hukum di Kabupaten Banyuwangi.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, setiap perbuatan yang mengarah pada kelalaian hingga menyebabkan kematian seseorang, maka dapat di jerat dengan pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Dalam pasal 359 KUHP kan jelas disebutkan jika barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.

“Dari isi pasal tersebut sudah jelas jika sebuah kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang dapat dijerat pidana,” jelasnya kepada analisapublik.com, Kamis (6/8/2020).

Dalam hukum pidana, masih Eko, perbuatan kelalaian, kesalahan, kurang hati-hati, atau kealpaan disebut dengan Culpa.

“Yang dimaksud Culpa yaitu kesalahan pada umumnya. Jadi bisa karena kurang hati-hati sehingga akibat yang tidak disengaja terjadi,” kata pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pengacara itu.

Lebih lanjut, saat disinggung soal insiden anak tenggelam di kolam renang Villa So Long hingga meregang nyawa, Eko menjelaskan jika hal tersebut harus dilihat secara mendalam, bagaimana anak tersebut masuk kearea kolam renang tersebut, apakah ada petugas yang menjaga kolam renang terbut, dan apakah kolam renang tersebut sudah memiliki stndart keamanannya. Sehingga nantinya dapat ditentukan siapa yang harus bertanggung jawab saat ada kelalaian yang menyebabkan orang meninggal.

“Saya rasa pihak kepolisian akan mengarah pada Culpa, sehingga dalam mengumpulkan keterangan pastinya akan mencari siapa yang harus bertanggung jawab atas kejadian yang menyebabkan kematian tersebut,” lanjuutnya.

Eko pun menegaskan jika secara umum, sebuah kelalaian yang menyebakan hilangnya nyawa seseorang dapat dipidana. “prinsipnya kelalaian yang menyebkan kematian seseorang dapat dipidana, tinggal bagaimana hasil pendalaman yang didapat,” imbuhnya.

Diketahui, balita berumur 4 tahun berinisial AM, harus meregang nyawa lantaran tenggelam di kolam renang Villa So Long yang beralamat di Jl. Yos Sudarso Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi.

Ia sempat dibawa Kerumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan, namun na’as, dalam perjalanan anak dibawah umur tersebut menghembuskan nafas terakhir.

Atas kejadian tersebut, pihak management Villa So Long melalui managernya mengakui adanya kelalaian yang dilakukan pihaknya.

“Siap pak, memang ada kelalaian dari pihak kami,” terang Komari selaku General Manager (GM).

Dan atas adanya kelalaian tersebut, pihak management Villa So Long kedepan akan memperbaikinya sesuai Standart Operasional Prosedur (SOP).

“Dan segera kita perbaiki SOP kita,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, kasus ini sedang ditangani oleh aparat kepolisian polsek Kalipuro.

(Pewarta : Budi Rosiono)


Loading...

Pos terkait

Loading...