Pantai Cahaya Melauncing Sebagai “Wisata Siaga Candi 2020”

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kendal – Pemerintah Kabupaten Kendal Jawa Tengah, melauncing dan menetapkan Wisata Pantai Cahaya (WSI) yang terletak di Desa Sendang Sikucing Rowosari Kendal, sebagai “Wisata Siaga Candi 2020 Pantai Cahaya”, dengan harapan wisata Pantai Cahaya ini bisa menjadi contoh bagi wisata-wisata lainnya yang ada di Kendal untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Bupati Kendal, Mirna Annisa Msi, melalui Sekertaris Daerah Kendal, Moh Toha menyampaikan bahwa, kondisi Kendal saat ini masih baik, pihaknya menghimbau agar masyarakat lebih meningkatkan dan mensosialisasikan protokol kesehatan dan pencegahan covid-19.

“ Banyak peristiwa yang terjadi karna Covid-19, termasuk wisata-wisata yang ada di Kendal banyak yang ditutup, dan mulai hari ini bisa dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan. Bagi pelaku usaha wajib menerapkan protokol kesehatan, dan pengunjung juga wajib pakai masker dan jaga jarak,” kata Moh Toha saat acara launching Wisata Siaga Candi 2020 Pantai Cahaya, di halaman Pantai Cahaya, Selasa (08/09).

Moh Toha menegaskan bahwa Pemerintah berkomitmen untuk mengawal intruksi Presiden tentang kewajiban memakai masker dan jaga jarak dalam pencegahan penularan Covid-19.

“ yang paling sederhana dalam pencegahan yaitu memakai masker dan cuci tangan, juga jaga jarak, pakailah masker setiap keluar rumah dan jangan diturunkan,” tuturnya.

Ia melanjutkan, tempat wisata yang terpenting itu selalu di patroli, karna tempat tersebut tempat berkumpulnya orang yang lagi liburan.

“ Wisata saat ini sudah mulai berjalan lancar dan prekonomian rakyat mulai bergulir. Saya berharap dengan di launcingnya Wisata Pantai Cahaya menjadi pemasukan ekonomi di Kendal dan jadi percontohan di obyek Wisata yang ada diKendal,” pungkas Moh Toha.

Derektur WSI Pantai Cahaya, Yanuar Handoko, mengatakan, kondisi Covid-19 menjadikan Pantai Cahaya samapai saat ini pantai Cahaya dari mulai 23 Maret samapaui 26 Juni 2020 baru bisa dibuka secara resmi untuk umum.

“ Dengan menggunakan standar protokol kesehatan dan diperkuat dengan keluarnya Perbup yang kemudian berdasarkan surat keputusan tersebut wisata bisa dibuka kembali,” papar Yanuar

Yanuar menambahkan, sampai saat ini WSI terus berlanjut dan ada beberapa hal yang perlu dilengkapi yaitu terkait gigus tugas.

“ Semua bisa berjalan dengan baik dengan bekerjasama dengan semua pihak,” pungkasnya.


Loading...

Pos terkait

Loading...