Ikuti Rakor Virtual Kemendagri, Bupati Blora Dukung Pembangunan Pertashop di Pedesaan

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerjsama dengan PT. Pertamina tengah berupaya meningkatkan pelayanan penyaluran energi untuk masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan yang jauh dari SPBU.

Hali ini disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat menggelar rakor dengan Komisaris dan Dirut Pertamina tentang Pelaksanaan Program Pertashop Tahun 2020. Rakor ini juga diikuti Bupati Blora Djoko Nugroho dengan OPD terkait secara virtual.

Bacaan Lainnya

“Kami menargetkan membangun 4.558 unit Pertamina Shop (Pertashop) di seluruh Indonesia tahun 2020. Oleh sebab itu, pemerintah daerah kami minta untuk mendukung percepatan implemantasi Pertashop di daerah untuk mewujudkan kemandirian desa,” ucap Mendagri, Tito Karnavian, Rabu (09/09/2020).

Menurut Mendagri, hadirnya Pertashop tidak hanya untuk mendekatkan layanan BBM dan LPG kepada masyarakat, namun juga mendorong inovasi desa melalui kemitraan serta turut berperan dalam meningkatkan kapasitas pemerintah desa.

“Jadi selain mendirikan Pertashop, desa nantinya juga bisa berinovasi ikut memasarkan potensi desanya. Pertashop ini merupakan SPBU mini yang resmi bekerjasama dengan Pertamina. Harga jualnya pun sama, dan akan rutin didistribusikan oleh tangki-tangki truk Pertamina,” tambah Tito.

Mendagri juga menyampaikan bahwa program ini sebenarnya sudah dimulai pada Februari 2020 di Bali. Namun karena ada pandemi Covid-19, sehingga pelaksanaannya ditunda dan kini akan dimulai kembali.

Dalam rakor tersebut Komisaris PT Pertamina, Condro Kirono, dan Dirut Pertamina, Nicke Widyawati juga menyampaikan teknis pendaftaran dan pendirian Pertashop kepada seluruh peserta rakor virtual yang diikuti oleh seluruh kepala daerah se Indonesia.

Menyikapi hal itu, Bupati Blora Djoko Nugroho pun menyambut positif dan meminta OPD terkait untuk meminta juknis pendirian Pertashop untuk kemudian menggelar rapat dengan para Camat dan Kades guna mensosialisasikan program Pertashop ini.

“Program bagus ini, desa-desa di Kecamatan yang belum ada SPBU nya bisa mendirikan Pertashop ini. Seperti desa-desa di Bogorejo, Japah, Todanan, Banjarejo, Jiken, Kradenan. Petunjuk teknisnya tolong diminta, nanti disosialisasikan kepada para Camat dan Kades,” ungkap Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora, Hariyanto, SIP, M.Si, menerangkan bahwa saat ini di Blora sudah ada dua Pertashop yang diresmikan kerjasama dengan Pertamina. Yakni di Desa Mojowetan, Kecamatan Banjarejo dan Desa Sumber, Kecamatan Kradenan.

“Dengan adanya rakor ini, semoga kedepan semakin banyak desa yang bisa ikut mendirikan Pertashop sehingga pemenuhan kebutuhan energi untuk masyarakat desa yang jauh dari SPBU bisa dengan mudah terpenuhi,” kata Hariyanto.
(Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...