Pimpin Sidang Parade Caba, Pangdam Diponegoro : Mereka Punya Peluang yang Sama

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Semarang – Sebanyak 520 orang Calon Bintara (Caba) Prajurit Karir (PK) TNI AD Sumber Reguler Pria TA. 2020 Tingkat Panitia Daerah (Panda) Kodam IV/Diponegoro telah berhasil melewati tahapan seleksi yang cukup ketat. Kali ini, mereka memasuki tahap Sidang Parade yang digelar di Balai Diponegoro, Jl. Perintis Kemerdekaan, Watugong, Semarang.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si, memimpin langsung pelaksanaan Sidang Parade Caba. Kegiatan ini dihadiri oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Widi Prasetijono, Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Aby Ismawan, SE, M.Si, Kapok Sahli Brigjen TNI Rimbo Karyono, SIP, MM, para Asisten Kasdam IV/Diponegoro dan Kabalak jajaran Kodam IV/Diponegoro pada Kamis, (10/09/2020).

Bacaan Lainnya

Pada tahap pendaftaran tercatat hingga mencapai 3.145 orang. Selanjutnya, panitia melakukan seleksi pengecekan dan yang memenuhi syarat untuk diajukan sidang parade sebanyak 520 orang. Hal ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk menjadi Prajurit TNI AD masih cukup tinggi.

Mereka yang terpilih, selanjutnya akan mengikuti seleksi tingkat Sub Panpus di Rindam IV/Diponegoro sebanyak 2 kali alokasi pendidikan yaitu 260 orang. Termasuk didalamnya eks Catar yang gagal seleksi tingkat pusat dan berminat mengikuti seleksi Caba PK TNI AD sumber regular pria TA 2020 Kodam IV/Diponegoro.

Setiap calon memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi Prajurit TNI AD tanpa dipungut biaya sekecil apapun, meski latar belakang para calon anaknya Buruh, Petani, Tukang Ojek, Pedagang, Pegawai Negeri dan bahkan dari anggota keluarga TNI sendiri, mereka mempunyai peluang yang sama.

Pangdam IV/Diponegoro mengungkapkan bahwa Panitia telah seleksi telah berusaha semaksimal mungkin untuk bertindak jujur, obyektif dan transparan untuk memilih calon yang paling tepat dan terbaik diantara semua calon yang ada. Sehingga diharapkan bisa menghasilkan calon Prajurit yang unggul dan berkualitas. Namun demikian dihadapkan pada keterbatasan alokasi sehingga harus ada peserta yang dieliminasi.

“Bagi yang berusia muda dan gagal, usia masih mencukupi punya harapan tahun depan dan dapat meningkatkan level di atasnya tidak harus dipaksakan sekarang,” ucap Mayjen Bakti Agus.

Pangdam IV/Diponegoro menambahkan bahwa saat ini masih dalam situasi pandemi, sehingga dalam pelaksanaan seleksi harus tetap sesuai potokol Covid-19.

“Ini masih harus ada prosedur, prosedur protokol kesehatan tetap kita jaga” pungkasnya.
(Jay/Pendam)


Loading...

Pos terkait

Loading...