Masyarakat Pelanggar Prokes Dikenai Sanksi, Pegawai BKD Blora Asyik Berjoget

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Pemerintah Kabupaten Blora mulai hari Jumat (11/09) kemarin sudah mulai menerapkan sanksi bagi masyarakat yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes). Sanksi berupa kerja sosial hingga denda Rp 100 ribu diberlakukan bagi masyarakat, terutama yang tidak memakai masker.

Razia yang dipimpin Kepala Satpol PP Blora Djoko Sulistyono tersebut adalah wujud pelaksanaan dari Inpres No. 06 Tahun 2020 serta Perbup No. 55 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Blora.

Bacaan Lainnya

Namun di hari bersamaan, beredar video yang memperlihatkan aksi joget, nyanyi dan saweran di dalam kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi, mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui video joget di BKD Blora.

“Saya baru tahu informasi (video joget di BKD Blora) ini,” jawabnya melalui WA, Sabtu, (12/09/2020).

Pihaknya akan menindaklanjutinya dengan memanggil Plt. BKD Blora pada Senin mendatang.

“Nanti akan kami klarifikasi dengan pimpinannya,” imbuh Komang.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Blora Pratikto Nugroho dan Kepala Satpol PP Blora Djoko Sulistiyono ketika dihubungi melalui teleponnya, hingga berita ini tayang belum memberikan tanggapannya terkait video yang beredar tersebut.

Video yang beredar di dalam kantor BKD Blora tersebut, sempat dijadikan status Whattsap Plt Kepala BKD, namun saat ini sudah dihapus. Dalam video tersebut nampak sejumlah orang ada yang memakai masker dan ada juga yang tidak. Mereka tengah asyik berjoget ria ditemani satu penyanyi. Ada yang ikut menyumbangkan lagu serta ada pula yang mengeluarkan uang untuk nyawer namun tidak diterima.
(Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...