Program BISA Sasar Kelompok Pengelola Destinasi Wisata

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Biak Numfor – Saat Pandemi Covid-19, salah satu sektor yang mengalami dampak yang signifikan adalah sektor pariwisata. Menurunnya kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun lokal didestinasi wisata menjadi alasan utamanya.

Memasuki masa adaptasi kebiasaan baru, kebersihan, kesehatan, dan keamanan menjadi faktor utama yang dibutuhkan wisatawan di destinasi wisata.

Oleh sebab itu, melalui program inisiatif bertajuk BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreaktif (Kemenparekraf) membantu agar destinasi beserta seluruh pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di dalamnya siap memasuki masa adaptasi kebiasaan baru tersebut.

Di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, terdapat 3 destinasi yang menjadi sasaran Program BISA, Kemeparekraf, Direktorat Pengembangan Destinasi, Regional II.

“Bantuan ini didorong di beberapa destinasi dengan jumlah kunjungan cukup tinggi dan berada di lokasi destinasi pengembangan prioritas di Teluk Cendrawasih, dan Kabupaten Biak Numfor dengan destinasi wisatanya menjadi bagian dalam konsep pengembangan tersebut,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor, Turbey O Dangeubun, di Biak, Sabtu (12/9/2020).

Ia menjelaskan, terdapat tiga destinasi di Biak yang menjadi Pilot Projek yakni; Destinasi Wisata Goa Jepang di Kampung Wisata Binsari, Distrik Samofa. Destinasi wisata Urfu di Distrik Yendidori dan Destinasi Wisata Samberpasi di Distrik Aimando Padaido.

“Akan ada fasilitas infrastruktur, kemudian material yang diberikan supaya memastikan bahwa destinasi itu dikelola dengan menerapkan prinsip protokol kesehatan yang standar,” tutur Oni.

Selain bantuan yang akan diberikan, masyaakat di destinaai wisata tersebut akan menerima sosialisasi, sharing knowladge bagj pengusaha destinasi wisata, dan bakti sosial.

“Kegiatan sosialisaai maupun bakti sosial yang dilakukan bertujuan untuk membangun budaya kerja untuk mengelola sebuah destinasi,” tambahnya.

Kadis Pariwisata berharap dengan pengembangan Program BISA dalam konsep Biak Teluk Cendrawasih Rebon terjadi pemulihan disektor pariwisata dan ekonomi kreaktif.

Bantuan fasilitas dan infrastruktur yang diberikan kepada Pengelola Obyek Wisata di tiga destinasi tersebut di masa pandemi Covid-19 antaralain, alat pengukur suhu tubuh, face shiled, fasilitas cuci tangan, fasilitas standar kebersihan, dan pemberian papan informaai mengenai bagaimana melakukan wisata di sebuah destinasi juga papan informasi Sapta Pesona. (JER)


Loading...

Pos terkait

Loading...