Apel Gabungan Pelepasan Tim Operasi Satgas Yustisi Covid-19

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kotawaringin Barat – Terselenggara apel Pelepasan Tim Operasi Satgas Yustisi Covid-19. Adapun Personel Satgas Yustisi ini, dari gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perghubungan, dan di bantu Ormas serta Tokoh Masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Acara ini di hadiri, Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah, Dandim 1014 Pangkalan Bun Letkol ARH Drajat Tri Putro, Kepala Dinas Perhubungan, Kasatpol PP, Ormas,tokoh masyarakat, di halaman Mapolres Kobar pada Senin, (14/09/2020).

Dalam hal ini selaku Tuan Rumah Kapolres Kobar AKBP Andi Kirana mengatakan bahwa, Satgas Yustisi adalah merupakan wujud kristalisasi kegiatan yang kita ciptakan dalam arti berbagai kegiatan sosialisasi yang secara terus menerus sudah kami laksanakan, namun ini upaya untuk menstandarkan yang terkait dengan pandemik Covid-19 ini, adanya aturan kepatuhan, menggunakan atau menyelenggarakan protokol kesehatan, katanya.

“Protokol kesehatan salah satu kunci utama untuk menjaga kita dalam beraktivitas, supaya kita mengurangi dampak penyebaran virus Corona yang berada di wilayah kita,” terangnya.

Sebagaimana pimpinan tertinggi kita Bapak Presiden dan Panglima TNI dan Kapolri telah sepakat, jangan sampai di daerah yang zona kuning berubah jadi zona merah atau zona hijau berubah jadi zona kuning dan kemudian jadi zona merah. Artinya kita dalam melaksanakan tugas dalam hal ini TNI/ Polri dan Pemerintah daerah gagal, dalam mendewasakan masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai Covid-19 yang berada di wilayah kita, jelasnya.

Untuk ini saya selaku Kapolres Kobar mewakili dari FKPD mengucapkan selamat bertugas kepada Satgas yang nantinya kita memberikan instrumen- instrumen terkait dengan kegiatan yang harus dilaksanakan, dan setelah ini kita langsung eksen ke beberapa titik yang telah ditentukan untuk mendeteksi sejauh mana kemampuan, kepahaman, pengetahuan, kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, baik itu ditempat bidang pendidikan, terminal yang sifatnya umum atau bidang perekonomian yakni pasar, pertokoan, maupun perkantoran, katanya.

Tentunya berdasarkan Perbup yang sudah keluar di wilayah kita dengan adanya sangsi kepada pelanggar-pelangar dalam hal penyelenggaraan usahanya tanpa mengakses atau memberikan fasilitasi kesehatan dalam kegiatan sehari-hari, katanya.

Kemudian Wakil Bupati Kotawaringin Barat melepas secara simbolis kepada Tim Operasi Satgas Yustisi Covid-19.

Seusai acara Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah mengatakan kepada sejumlah awak media bahwa, hari ini kita sudah melakukan apel bersama jadi merupakan wujud integritas antar Pemerintah Daerah, TNI dan Polri dalam rangka penegakan yustisi terhadap pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan di wilayah Kotawaringin Barat berdasarkan Perbub yang telah kita terbitkan, katanya.

Harapan kita bersama yang setelah kita lakukan Operasi Yustisi ini masyarakat semakin disiplin, untuk menjalankan protokol kesehatan dengan gol besarnya adalah bagaimana agar kesehatan masyarakat terjaga dan terjamin, supaya ekonomi kita bisa berjalan dan pulih kembali, harapnya.

“Operasi Yustisi ini tujuannya bukan memberi sanksi sebenarnya tetapi memberikan edukasi kepada masyarakat agar menjalankan protokol kesehatan, untuk itu kita mulai pada hari ini di instansi pemerintah dan selanjutnya ditempat-tempat fasilitas umum, dalam hal ini bahwa Pemerintah Daerah memberikan contoh kepada masyarakat untuk menyadari bahwa pentingnya protokol kesehatan,” terangnya.

Pada hari ini kita sosialisasikan dulu dan kita datangi apabila tidak menjalankan protokol kesehatan maka akan di lakukan tindakan,tindakan sanksi sosial sampai dengan sanksi administrasi, punkasnya.

(Riduan HD)


Loading...

Pos terkait

Loading...