10.475 Orang Diusulkan ke BPJS Ketenagakerjaan, 733 dari Perangkat Desa

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, dr. Fatkhur Rokhim menyampaikan hingga saat ini masih merawat 3 pasien di ruang isolasi dengan berbagai penyakit penyerta yang ada, dan pengambilan swab test.

“Total yang telah kami rawat di ruang isolasi sejak April hingga kini ada 119 pasien. April 16 pasien, Mei 25 pasien, Juni 21 pasien, Juli 19 pasien, Agustus 29 pasien dan September sudah ada 9 pasien. Semoga tidak terlalu signifikan peningkatannya,” kata dr. Fatkhur di Posko Satgas Covid-19 Blora, Senin (14/09/2020).

Bacaan Lainnya

Pihaknya meminta agar masyarakat bisa mewaspadai timbulnya klaster keluarga. Jika pulang dari bepergian, bekerja atau beraktifitas di luar rumah, diminta untuk membersihkan diri terlebih dahulu sebelum bercengkerama dengan angota keluarga di dalam rumah.

Sedangkan data Covid-19 di Kabupaten Blora per 14 September 2020 ini total kasus ada 363, yang mana 319 pasien sudah dinyatakan sembuh, 19 dirawat (5 di RS, 14 isolasi mandiri), dan 25 meninggal dunia.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Blora, Achmad Nur Hidayat, SH, M.Si, MM, menyampaikan bahwa saat ini upaya penanganan dampak pandemi Covid-19 terus dilakukan, utamanya terkait pengurusan bantuan subsidi upah/gaji dari BPJS Ketenagakerjaan yang tercatat sebagai anggota.

“Subsidi gaji Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan untuk karyawan yang pendapatannya dibawah Rp 5 juta, di Blora sudah ada 10.475 yang diusulkan. Terdiri dari pekerja perusahaan swasta 6.692, honorer sekolah 508 orang, honorer OPD ada 2.213 orang yang diusulkan, OPD pusat 329 orang, dan perangkat desa 733 orang,” terang Nur Hidayat.

Dinperinaker hingga kini juga terus melaksanakan pelatihan untuk masyarakat pencari kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK), diantaranya pelatihan membatik, rias pengantin, menjahit, perbengkelan, dan ketrampilan lainnya.
(Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...