Nelayan Penyedok Kerang Kembali Beroperasi

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Tanjung Jabung Timur – Nelayan Tradisional pencari kerang dengan menggunakan tongkah dikelurahan mendahara ilir, mengeluhkan keberadaan Nelayan yang mencari kerang menggunakan pompong bermesin dengan menggunakan jenis alat tangkap penyedok, Sehingga hasil tangkapan nelayan tradisional pencari kerang sangat berkurang.

Ketua nelayan Di perumahan nelayan yang berada dikelurahan mendahara Ilir Mus Mulyadi mengatakan, Banyak sekali nelayan yang mengeluhkan dengan adanya keberadaan nelayan pencedok kerang yang menggunakan pompong bermesin dari luar Mendahara, Karena semenjak nelayan penyedok kerang kembali beroperasi di wilayah perairan Mendahara, Kondisi tanah dan ekosistem yang ada menjadi rusak dan hancur, kondisi tanahpun juga hancur.

“Sehingga hasil tangkapan nelayan pencari kerang tradisional benar – benar terdampak, Bukan hanya nelayan pencari kerang tradisional yang terdampak, Tetapi nelayan Pencelup udang ketak dan nelayan jaring juga berdampak dengan adanya nelayan pencari kerang yang menggunakan jenis alat tangkap Penyedok dan pompong bermesin.

Kami dari nelayan tradisional kelurahan Mendahara Ilir mengharapkan kepada Dinas terkait untuk segera mencari solusi mengenai nelayan yang mencari kerang dengan menggunakan jenis alat tangkap Penyedok. harap Mus, Senin (14/9/2020)

“Hal tersebut juga ditambahkan Selil yang merupakan juga nelayan tradisional dikelurahan mendahara Ilir menyampaikan, Sampai kapan nelayan pencari kerang yang menggunakan jenis alat tangkap penyedok yang jelas – jelas merusak ekosistem, mudah – mudahan apa yang kami keluhkan ini dapat solusinya.

(Indra Lesmana)


Loading...

Pos terkait

Loading...