Kampanyekan Program,Mas Dhito Berikan Solusi Dan Himbauan

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri.Calon tunggal Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono yang biasa di panggil Mas Dhito,kali ini dalam agenda kampanye Pilkada 2020 melaksanakan kunjungan dan sapa salam bersama kelompok komunitas pelaku usaha tanaman hias di wilayah Desa Dukuh,Kecamatan Ngadiluwih,Kabupaten Kediri.senin(28/9)

Kegiatan yang dihadiri sekitar 50 peserta pecinta tanaman hias tersebut,Mas Dhito beserta team melaksanakan diskusi bersama dengan para pelaku usaha serta menyampaikan materi dalam pengembangan budidaya tanaman hias tersebut agar bisa menembus pasar internasional.

Soim selaku koordinator pelaku usaha wilayah Kecamatan Ngadiluwih menyampaikan”Wilayah Ngadiluwih dan Kecamatan terdampak seperti Keras,Kandat,Ringinrejo merupakan lalu lintas tanaman hias secara Nasional,sangat disayangkan apabila potensi dan aset tersebut tidak di manfaatkan juga termasuk bibit buah-buahannya”.

“Harapan Kami dengan adanya pemimpin di Kabupaten Kediri nantinya bisa lebih memperhatikan akan potensi tersebut,karena perlu diketahui untuk pelaku usaha tanaman hias yang sudah terdaftar di asosiasi ada sekitar 6000 orang,apabila dengan mendapatkan perhatian penuh dari Pemerintah para pelaku usaha kedepan bisa berkembang secara tehknologi dan bisa terintegrasi secara ekonomi”.

Melalui program pertanian yang diusung oleh Calon Bupati Muda tersebut,Mas Dhito menyampaikan”start awal untuk mempromosikan budidaya tanaman hias,Pemerintah akan memfasilitasi penuh kegiatan dengan mengadakan sebuah event dan bekerja sama dengan Daerah-daerah yang ada di Jawa Timur”.

“Saya sampaikan beberapa program-programnya yang berkaitan dengan tanaman hias bahwa ada hal paling mendasar yang akan saya rubah kalau 9 Desember besok saya yang diamanatkan untuk memimpin Kabupaten Kediri apa yang harus dirubah ke dalam tubuh pemerintahan Kabupaten adalah pola komunikasinya pola komunikasi antara kepala daerah dengan masyarakat bahwasannya seorang Bupati harus diajeni atau dihormati sudah tidak lagi zamannya ini harus dibalik, bupati yang harus menghormati masyarakatnya.”ungkapnya.

“Hal berkaitan dengan pertanian,selain legalitas UMKM yang saya buat,kedepan saya juga akan terus komunikasi dengan Kementrian berkaitan dengan program penunjang lainya”

“Saya mungkin tidak akan menjelaskan program secara keseluruhan ini ada sedikit catatan tentang tanaman hias yang belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah Kabupaten,” nah ini sebenarnya tidak terjadi pada teman-teman tanaman hias saja hampir di beberapa sektor yang saya temui tadi pagi,bertemu pada sektor peternak rakyat itu juga tidak mendapatkan support,kedepan itu akan menjadi PR saya”jelasnya.

Terakhir melalui sambutanya”kalau saya yang diamanatkan menjadi Bupati Kediri,saya akan melakukan reformasi birokrasi apa itu reformasi birokrasi,kalau ada pejabat,kepala dinas atau pihak terkait yang punya kewenangan dan menyalahgunakan kewenangannya maka saya tidak akan memberikan toleransi atau tidak akan berkompromi dengan pejabat tersebut jadi hal pertama pasti akan saya yakin ini akan saya lakukan teguran dan kalau masih melakukan kesalahan sampai yang ketiga kali masih salah juga ya maka tidak segan saya akan copot dengan tidak hormat”.(pan)



Loading...

Pos terkait

Loading...