Vani: Operasi Sesar Dua Kali, Bisa 0 Rupiah dengan JKN-KIS

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Biak Numfor – BPJS Kesehatan terus berupaya meningkatkan mutu layanan dalam segala aspek untuk meningkatkan kepuasan dan kemudahan kepada seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan tersebut salah satunya dirasakan oleh Stevani Chika Senewe (30), seorang ibu rumah tangga warga Desa Mandouw Distrik Samofa Kabupaten Biak Numfor.

Sejak tahun 2015, Vani, begitu ia  biasa disapa, beserta sang suami telah terdaftar dan menerima kartu KIS sebagai peserta Pegawai Penerima Upah (PPU) Pegawai Swasta telah merasakan manfaat pada saat kehamilan dan kelahiran anak kedua dan ketiganya.

“Pengalaman saya waktu hamil anak ketiga di tahun 2020, saya selalu kontrol menggunakan kartu JKN-KIS. Waktu itu saya sering sakit-sakitan sehingga harus berobat ke puskesmas terdekat. Semasa kehamilan saya juga rutin kontrol di Puskesmas. Saya merasa kondisi saya begitu diperhatikan dan mendapatkan pelayanan yang sangat baik. Lebih dari itu saya lega sekali karena banyak mendengar cerita dari yang lain kalau berobat dengan kartu ini tidak perlu mengeluarkan biaya karena semua dijamin JKN-KIS,” tuturnya, di Biak, Selasa (29/9/2020).

Ia menceritakan pengalaman pada saat akan melahirkan buah hati ketiga nya. Dan perbincangan yang selama ini didengar dari masyarakat di sekitarnya ternyata benar adanya. Ia merasa terkesan karena seluruh biaya lahirannya ditanggung oleh pemerintah melalui Program JKN-KIS.

“ Karena anak pertama saya dilahirkan secara sesar, maka anak ketiga saya juga demikian. Saya tau biaya sesar sangat mahal dan saya tidak mampu untuk membiayainya jika harus menggunakan uang pribadi. Tetapi bersyukur sekali karena seluruh biaya persalinan saya dijamin JKN-KIS sesuai prosedur. Bayi saya lahir dengan selamat karena hadirnya program JKN-KIS ini, Ditambah lagi pelayanan di rumah sakit waktu itu juga  baik. Membuat saya nyaman dan tenang,” tutur dia.

Vani mengungkapkan rasa terima kasih serta harapannya untuk program JKN-KIS agar dapat diselenggarakan secara optimal dan berkesinambungan, mengingat sudah banyak masyarakat yang sangat terbantu dengan terselenggaranya program JKN-KIS ini.

“Saya berterima kasih kepada Pemerintah yang melalui BPJS Kesehatan telah menyelenggarakan program JKN-KIS. Program ini sangat membantu saya dengan keluarga apa lagi, untuk operasi sesar dua kali seperti saya biayanya bisa mencapai puluhan juta namun karena menggunakan JKN-KIS biayanya 0 rupiah, , semoga terus maju dan tetap terus ada untuk masyarakat Indonesia,” tutup Vani. (JER)


Loading...

Pos terkait

Loading...