Arik LIRA: Bangunan Ruko Di Duga Melanggar Pasal 15

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Sidoarjo -Pembangunan berbentuk apapun seharusnya mempunyai ijin yang dikeluarkan oleh Dinas perijinan setempat sebelum membangun karena ijin tersebut adalah bukti sah akan pendirian bangunan.

Beda halnya bangunan ruko yang dibangun oleh PT. KMA di Jalan Pelayaran, Desa Tempel Kecamatan Krian. Pihak PT. KMA di duga membangun ruko tetapi ijin bangunannya belum mengantongi.

“Bangunan ruko tersebut untuk ijinnya sudah ada di Online Single Submission (OSS) mas, tetapi belum ada di Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Sidoarjo”,’ terang Kabid. Perijinan, Heru Prasetyo, SE., MM melalui telpon Kamis (1/10).

“Itu berarti untuk persyaratan ijinnya belum lengkap”,’ tegasnya.

Terpisah, Arik Mustakim, ST dari LIRA mengatakan bangunan ruko yang dibangun oleh PT. KMA diatas bisa dikatakan melanggar Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 103 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Sidoarjo Nomor 4 Tahun 2012 Tentang Ijin Mendirikan Bangunan, pasal 15,’ katanya.

“Dan jika semua persyaratan dari PT. KMA tidak cepat dilengkapi dan menghiraukan pasal 25, maka bisa juga dilakukan penyegelan bangunan maupun pembongkaran bangunan berdasarkan pasal 26 ayat 1”,’ jelasnya.

Lanjut Arik, warga masyarakat sekitar bisa mengawasi dan memberitahu bila ada pendirian bangunan yang tidak memiliki ijin karena hal ini juga tercantum pada pasal 16,’ pungkasnya. (HERI)


Loading...

Pos terkait

Loading...