Diduga SPBU Firdaus Kumai Langgar SOP Salurkan Pertalite Pakai Jerigen Plastik Yang Menumpuk

  • Whatsapp

ANALISA PUBLIK. COM |
Kotawaringin Barat-Ketika awak media berada di SPBU Firdaus, salah satu karyawannya Santi mengatakan bahwa pengisian pertalite ke jerigen plastik yang menumpuk di dalam mobil pick up itu sudah memiliki ijin, katanya.
Di SPBU Firdaus (66.0477) Jln Bendahara, Sei Tendang Kec. Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah.

Melanjuti aktivitas di SPBU Firdaus ini, Pewarta menemui Di Kantor
Manager Fuel Terminal Pertamina Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat Yani M mengatakan bahwa, penyaluran bbm jenis Premium, Pertalite, Pertamax ke dalam jerigen plastik di SPBU rawan terjadinya kebakaran hal ini pernah terjadi kebakaran mobil yang mengangkut BBM jenis ini, terkait aturan dalam hal ini bisa ditanyakan ke Sales Branch Manager (SBM) yang berada di Sampit Kotim sesuai dengan kewenangannya kata Yani M.

Adanya pengisian ke jerigen plastik yang menumpuk ini, awak media menghubungi melalui Whats Ap ke Sales Branch Manager (SBM) yang berada di Sampit Kotim. Pada hari Kamis (08/10/2020).

Selaku Sales Branch Manager Chasan mengatakan bahwa, terkait produk BBK (bahan bakar khusus) dalam hal ini pertalite, setahu saya masih belum ada aturan yang mengatur, untuk pengisian ke dalam jerigen, katanya.

“Akan tetapi kami dari pertamina concernnya adalah terkait faktor safety/keamanannya dalam hal ini seperti tidak menumpuk jerigen, pengaturan jarak untuk mencegah adanya kebakaran karena listrik statis, kerapian dan kebersihan spbu tetap diutamakan, pungkasnya.
(Riduan HD).


Loading...

Pos terkait

Loading...