Diduga ada pelanggaran Pilkada, tim Hukum 2BHD laporkan ke bawaslu

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kotabaru-Keterkaitan pelanggaran kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di kabupaten Kotabaru

M Hafidz Halim. SH didampingi Rahmadi.SH mengatakan, kepada wartawan Jumat sore (9/10/20)kami melaporkan ada tiga, pertama terkait indikasi keterlibatan salah satu ASN .

Yang mana menurut nya , menyatakan mendeklarasikan diri salah satu paslon dan itu menurut hemat kami selaku tim kuasa hukum adalah suatu bentuk hukum dugaan pelanggaran bahkan adalah unsur pidana.

Nah itu nanti dari pihak Bawaslu kotabaru meluruskan terkait Gakum nya.

Kedua ada juga keterlibatan yang kami anggap adalah suatu bentuk pelanggaran, dari pihak aparat desa,mungkin sudah masuk laporan nya dan itu juga menurut kami adanya indikasi keberpihakan kepada salah satu calon. Dengan menggunakan atribut, berupa baju yang menurut kami baju tim ses salah satu paslon.

Kemudian mendatangi pos pemenagan dan itu juga bentuk suatu pelanggaran “, Ungkap Halim

Kemudian, pelanggaran yang ketiga yaitu , mengenai bantuan sosial dari pemerintah, yang dimamlnfaat kan oleh salah satu paslon, menurut hemat kami.

Yang kami anggap dipihak sana ada pihak pemerintah yang hadir kemudian ada penyerahan bantuan sosial berlambang salah satu dinas atau skpd, yang mana disitu terlihat salah satu pasangan calon menyerahkan bantuan kepada salah satu warga . dan fotonya kita serahkan, namun yang lebih sepesifik disitu , yang kami anggap sangat bermasalah yaitu, salah satu paslon tersebut setelah memberikan bantuan itu melakukan foto dengan mengancungkan jari yang mengisyaratkan nomor urut pasangan tersebut . artinya kami patut menduga adanya disana pihak pihak dari pemerintah atau oknum pemerintah daerah yang membiarkan.

Mungkin adanya indikasi dukungan kearah paslon dan ini merupakan bumbu -bumbu demokrasi agar demokrasi tercipta dengan sehat “, Jelas Halim.

Yang intinya jangan sampai ASN atau aparatur pemerintah atau aparat keamanan terlibat dalam politik pilkada atau politik praktis.

Sementara itu ditambakan Rahmadi SH mengatakan , Kami menghimbau kepada masyarakat agar terus memantau agar aman nyaman dan bersih “, Ujarnya Rahmadi.

Ditempat yang sama Ketua Bawaslu Kabupaten Kotabaru Mohammad Erfan mengatakan , Dalam hal tindak lanjut laporan yang di lakukan masyarakat.

Baswaslu tentu saja akan melakukan kajian awal terhadap laporan yang telah dilayangkan pada hari ini.

Kajian awal itu kami lakukan selama dua hari, dan itu mengkaji apakah sarat Formil dan sarat materil terpenuhi.

Apa bila belum terpenuhi maka syarat Formil dan meteril itu bisa dilengkapi oleh pelapor dan diberi waktu dua hari “, Jalasnya Erfan.

Oleh karena itu setelah ini kami akan mengkaji laporan itu untuk melihat syarat Formil dan Materil nya,Kemudian selanjutnya akan melakukan kajian awal untuk mentukan isi yang diduga pelanggaran tersebut , apakah jenis pelanggaran dugaan tindak pidana Gakkumdu , jenis pelanggaran per Undang -undangan atau secara administratif dan hukum lainya.

ini paling tidak ada tiga yang akan menentukan , Kalo misalanya berdasarkan kajian pelanggaran undang undang lainya maka kami akan melakukan penelusuran terhadap proses itu dan proses nya terhadap intansi terkait dan berwenang.

Kalo ada unsur pidana 1×24 jam kami akan meneruskan ke Gakumdu untuk dilakukan pembahasan pertama dengan melihat kajian pasal mana yang dikenakan dalam keterkaitan tindak pidana ini nanti ada pembahasan kedua selanjutnya.

Menurut Erfan” jadi tunggu aja informasi selanjutnya ini akan kami laporkan”, Pungkasnya (Duki)


Loading...

Pos terkait

Loading...