Penuhi Panggilan Bawaslu,Paslon nomer urut (1) SJA-ARUL di cecar 20 Pertanyaan

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kotabaru-Pasangan calon nomor urut satu (1 ) SJA dan Arul , datang Ke bawaslu penuhi panggilan mengklarifikasi laporan dugaan pelanggaran kampanye pilkada 2020.

Paslon nomor urut satu (1) H Sayed jafar di dampingi Andi Rudi latif dan kuasa hukumnya mengatakan, kepada wartawan Jumat (16/10/20)
” Saya pada hari ini , memenuhi panggilan bahwa ada surat panggilan dari Bawaslu kotabaru

Untuk mengklarifikasi ada beberapa laporan laporan yang dari medsos atau perorangan

Saya di tanyai ada 20 pertanyaan,
Antara lain menayakan saya hadir sebagai apa di sana , kata SJA saya bilang ” Saya hadir hanya terpanggil melihat saudara kita terkena musibah “, Ungkap SJA

Kemudian adalah berjanji dengan yang lain, saya mengatakan tidak ada ” berjaji janji dan saya tau kapasitas saya pada hari ini posisi cuti “, Ujar SJA

” Jadi saya datang kesana melihat saudara kita terkena musibah kebakaran , kemudian saya menyerahkan kan bantuan secara pribadi.

Karena bantuan yang saya serahkan dari pemerintah seperti bansos tidak ada , Saya kesini menyerahkan bantuan atas nama peribadi saya, karena disitu banyak saudara saudara kita yang berdampak kebakaran, kemudian masyarakat disana meminta supaya dicarikan tempat karena tempat nya tidak bisa digunakan kembali setelah di lalap api pada waktu kemaren

” Maka masyarakat disana memohon ingin tetap berjualan disebelah bekas kebakaran , ” Saya menyampaikan silahkan itu kan ada tugasnya masing- masing yang melakukan penataan di kecamatan “,paparnya.

Menanggapi hal foto bersama dengan masyarakat, kata SJA mengatakan pada saat itu , penyerahan penyerahan bantuan itu sudah selesai dan kemudian itu ada salah seorang masyarakat ingin melakukan foto bersama saya dan meminta ijin agar bisa berfoto dengan saya bahwa dia tidak tau karena saya sedang Cuti mau tidak mau namanya permintaan masyarakat terpaksa saya memenuhi apa yang di inginkan masyarakat”, Jelasnya SJA.(Duki)


Loading...

Pos terkait

Loading...