Program TMMD Sengkuyung III 2020 Kodim Blora Resmi Ditutup

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III tahun 2020 yang digulirkan Kodim 0721/Blora telah usai. Kegiatan yang dimulai dengan penandatanganan naskah pada Selasa (22/09/2020), hari ini secara resmi ditutup oleh Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE, MM.

Acara penutupan TMMD Sengkuyung III dilakukan dengan penandatanganan dan penyerahan naskah serah terima hasil kerja oleh Dandim 0721/Blora selaku Dansatgas TMMD kepada Bupati Blora Djoko Nugroho yang disaksikan oleh Forkopimda Blora serta tamu undangan terbatas di aula Makodim setempat pada Rabu, (21/10/2020).

Bacaan Lainnya

Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara sederhana mengingat masih dalam suasana pandemi covid-19.

“Alhamdulillah, tuntas sudah bakti TNI melalui program TMMD Sengkuyung tahap III di Desa Jiken. Acara penutupan TMMD kali ini kita lakukan dengan undangan terbatas, mengingat masih dalam suasana pandemi covid-19,” ucap Dandim 0721/Blora.

Menurutnya, semua program TMMD baik fisik maupun non fisik telah diselesaikan di H-1 menjelang penutupan.

“Diharapkan, warga desa sasaran bisa menikmati secara maksimal semua pembangunan dari TNI di desa setempat,” ujar Ali.

Sementara itu, Bupati Blora Djoko Nugroho menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terlaksananya kegiatan TMMD Sengkuyung ini .

“Terimakasih atas kerja keras anggota TNI dalam kegiatan ini, semoga segala kerja keras panjenengan sedaya membawa manfaat dan barokah bagi warga desa Jiken,” ungkap Bupati

Upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III dihadiri pula oleh Kepala Desa Jiken dan Camat Jiken sebagai lokasi kegiatan TMMD dan diakhiri dengan doa bersama.

Sekedar diketahui, program TMMD Sengkuyung III di Desa Jiken dari Kodim 0721/Blora dengan mengambil tema “Pengabdian Untuk Negeri” menggelar sejumlah kegiatan fisik dan non fisik. Untuk pembangunan fisik yang dilakukan diantaranya, pembangunan jalan makadam sepanjang 753 meter dengan lebar 2,5 meter, rehab talud sepanjang 545 meter yang terbagi menjadi 11 titik dan plat beton 4 unit.

Sedangkan untuk kegiatan non fisik meliputi penyuluhan industri perumahan, penyuluhan narkoba dan lalu lintas, peningkatan pendapatan pertanian, penyuluhan pernikahan dan perceraian, penyuluhan administrasi penduduk, pelayanan KB, penyuluhan sertifikasi pertanahan, penyuluhan hukum pidana dan penyuluhan Wawasan Kebangsaan.
(Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...